SURABAYA – Upaya membangkitkan Anak Muda Di tengah Pandemi, Cici Esti Nalurani (C.E.N) memberikan apresiasi pemenang para peserta Lomba Video Klip bertema “Bangkitlah!” yang digelar secara online on via YouTube Cici Estinalurani dan Live di Instagram ciciestinalurani.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta. Karena dalam upaya untuk kembali bangkit membutuhkan motivasi dan inspirasi,” ucap Cici Esti Nalurani dihadapan para awak media.
Hal itu disampaikan olehnya hari ini dalam acara penyerahan hadiah kepada pemenang lomba video di Jalan Mastrip Surabaya, Kamis (10/12/2020) pukul 11.00 Wib.
Wanita yang aktif di Partai Golkar itu kembali menjelaskan, untuk bangkit dari Pandemi Covid-19 ataupun di rumahkan tidaklah mudah, harus butuh kekuatan mindset dalam mencari sebuah inspirasi untuk segera bangkit dari segala hal.
“Namun pada kenyataannya, kalian peserta lomba, baik yang menjadi juara, nominasi terbaik, ataupun yang hanya menjadi peserta, telah membuktikan bahwa kita bisa bangkit. Ketika satu pintu tertutup, pada saat yang sama Tuhan akan membukakan pintu lainnya. Dan kita telah membuktikannya,” ujarnya seperti yang dirilis Beritabangsa.com
Video Klip ‘Bangkitlah!’ ini untuk menginspirasi anak muda. Pihaknya juga ingin membangkitkan kemampuan anak muda, meski dari rumah juga bisa melakukan sesuatu yang menghasilkan sebuah karya.
“Pesan yang ada dalam lagu ini, stop menyalahkan orang lain. Anak muda saat ini sudah waktunya berkarya, tunjukkan ke dunia bahwa anak muda bisa menghasilkan sebuah karya dari inspirasi meski dimusim pandemi,” kata Founder ‘Think Indonesia’ tersebut.
Cici menjelaskan total peserta yang mengikuti lomba video klip ‘Bangkitlah!’ ada 102 anak muda, tapi yang mengumpulkan dengan kriteria yang cocok hanya 30 peserta. Namun bagi para juara ada dari perwakilan pemenang lomba yang datang langsung dan melalui video virtual.
“Peserta dari anak muda seluruh Indonesia dan temponya hanya 2 (dua) minggu yang dimulai dari tanggal 10 November 2020, untuk pesertanya mulai umur 14 (empat belas) tahun sampai 30 (tiga puluh) tahun. Karena di usia-usia tersebut sangatlah produktif dalam membuat karya,” pungkasnya. (Ais)










