LAMONGAN, Jatimsiberindo.co — Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung, Polres Lamongan, meningkatkan kegiatan patroli malam di sejumlah obyek vital sebagai langkah antisipatif terhadap potensi tindak kriminalitas jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal dengan sebutan 3C.
Patroli tersebut digelar pada Senin malam (13/10/2025) mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui Aiptu Abdul Kholiq bersama dua personel lainnya, yakni Aiptu Sukardi dan Aipda M.F. Rozi AR.
Ketiganya menyisir beberapa lokasi strategis di Kecamatan Tikung, antara lain Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tikung, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tikung, serta Masjid Namira Tikung. Ketiga lokasi tersebut menjadi fokus utama karena dianggap memiliki tingkat keramaian dan aktivitas publik yang tinggi, terutama pada malam hari.
“Patroli malam ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah dan menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya tindak kejahatan 3C yang bisa terjadi kapan saja,” ujar Aiptu Abdul Kholiq mewakili Kapolsek Tikung.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada petugas keamanan dan masyarakat sekitar agar lebih waspada terhadap lingkungan. “Kami mengingatkan para petugas keamanan, seperti di SPBU dan perbankan, agar selalu siaga serta melaporkan dengan segera apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” katanya.
Hasil dari patroli tersebut menunjukkan kondisi wilayah hukum Polsek Tikung dalam keadaan aman dan terkendali. Di SPBU Tikung, stok bahan bakar dilaporkan masih aman dan mencukupi dengan aktivitas pengisian yang berjalan normal. Sementara di BRI Tikung, aktivitas perbankan telah tutup, namun transaksi melalui mesin ATM berlangsung tertib dan lancar tanpa kendala keamanan.
Di Masjid Namira Tikung, suasana ibadah dan lingkungan sekitar juga terpantau aman. Petugas memastikan tidak ada aktivitas yang mencurigakan maupun gangguan yang dapat mengganggu kenyamanan warga beribadah.
“Secara umum, situasi di wilayah hukum Polsek Tikung masih kondusif dan terkendali. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera menghubungi Polsek jika ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegas Abdul Kholiq.
Langkah preventif ini menjadi bagian dari upaya Polsek Tikung menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus memperkuat hubungan sinergis antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman bersama.










