LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Malam di Dusun Gabus, Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (25/9/2025) terasa semarak dengan hajatan khitan yang digelar warga setempat. Hiburan musik elektune yang menjadi bagian dari acara berlangsung di depan rumah Andri Irawan mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Untuk memastikan jalannya acara tetap kondusif, aparat gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas diterjunkan melakukan pengamanan.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH, melalui Aipda Abd. Kadir, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya preventif agar masyarakat bisa menikmati hiburan dengan tenang. “Kami memastikan kegiatan ini berjalan tertib. Semua pihak, baik tuan rumah, tamu undangan, maupun warga sekitar, kami ajak ikut menjaga keamanan,” ujarnya.
Pengamanan malam itu melibatkan sejumlah personel dari Polsek Tikung, di antaranya Aiptu Sukardi, Aiptu Suwawi, Aipda Abd. Kadir, Aipda M. Fathurozi AR, dan Briptu Dwi Bai. Dukungan juga datang dari unsur TNI yang diwakili Kopda Agus, Satpol PP melalui Suwanto, serta lima anggota Linmas. Sinergi lintas instansi ini menjadi faktor penting terciptanya suasana aman di tengah ramainya masyarakat yang hadir.
Selain menjaga jalannya hiburan, aparat juga aktif berkoordinasi dengan penyelenggara. Komunikasi ini dinilai efektif mencegah potensi gangguan, baik dari dalam maupun luar lingkungan acara. “Kami terus mengingatkan agar tidak hanya mengandalkan petugas. Semua yang hadir harus ikut menjaga kenyamanan. Syukurlah, hingga acara selesai tidak ada indikasi gesekan, terutama dari kelompok perguruan silat,” tambah Abd. Kadir.
Hiburan elektune yang kerap digelar dalam hajatan tradisional di Lamongan memang selalu menarik banyak penonton. Namun, keramaian yang tidak terkendali bisa berisiko menimbulkan kericuhan. Karena itu, Polsek Tikung menekankan perlunya keterlibatan semua elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban. Langkah ini sesuai arahan pimpinan kepolisian agar setiap kegiatan masyarakat tetap berlangsung aman tanpa mengurangi kegembiraan acara.
Acara khitanan di Wonokromo tersebut berakhir pada pukul 23.00 WIB dengan situasi terkendali. Tidak ada laporan insiden maupun gangguan keamanan yang muncul. “Kami berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak. Dengan suasana aman dan tertib, semua orang bisa menikmati hiburan dengan nyaman,” tutup Abd. Kadir.










