LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Polsek Tikung bersama Polres Lamongan dan Perum Bulog Cabang Lamongan menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Mako Polsek Tikung pada Selasa pagi (23/9/2025). Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan beras tetap terjangkau bagi masyarakat.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 09.30 WIB ini dipimpin Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH, dengan dukungan lima personel Polsek. Warga sekitar tampak antusias memanfaatkan kesempatan membeli beras dengan harga lebih rendah dibandingkan pasaran.
Dalam bazar tersebut, Bulog menyediakan stok beras SPHP kemasan 5 kilogram sebanyak 400 sak atau 2.000 kilogram. Dari jumlah itu, sebanyak 1.190 kilogram berhasil terjual dengan total transaksi mencapai Rp13,8 juta. Artinya, sekitar 238 kemasan beras terserap warga, sementara 162 kemasan masih tersisa.
Menurut AKP Anang Purwo Widodo, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan. “Kami berharap operasi pasar murah ini bisa meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras sehari-hari,” ujarnya.
Gerakan pangan murah sendiri merupakan program berkelanjutan yang digalakkan pemerintah bersama Bulog di berbagai daerah. Tujuannya, menekan gejolak harga sembako yang kerap melonjak akibat tingginya permintaan dan kondisi pasar yang tidak stabil. Polri ikut berperan aktif dengan memfasilitasi penyelenggaraan bazar di tingkat kepolisian sektor (polsek).
Masyarakat yang hadir mengapresiasi langkah Polsek Tikung. “Harga beras di sini lebih terjangkau, jadi sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” ungkap salah satu warga usai membeli beras.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB dengan situasi aman dan lancar. Polsek Tikung memastikan kegiatan serupa akan terus digelar apabila stok dari Bulog tersedia.
Kapolsek menegaskan, pihaknya akan selalu terbuka bekerja sama dengan instansi terkait demi kepentingan warga. “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tapi juga mendukung ketahanan pangan masyarakat,” tutup AKP Anang.










