LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Jalan sehat dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia digelar meriah di Kecamatan Tikung, Kamis (28/8/2025). Kegiatan yang mengambil start dan finish di Lapangan Singo Ludro, Desa Bakalanpule itu diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan.
Acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan suasana penuh semangat kebersamaan. Peserta terdiri dari jajaran Forkopimcam, kepala desa beserta perangkatnya, hingga siswa-siswi dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA se-Kecamatan Tikung.
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., bersama istri hadir langsung melepas rombongan peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana mempererat persatuan.
“Jalan sehat ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan nasionalisme kita di momen bersejarah HUT RI ke-80,” ujar Dirham.
Camat Tikung, H. Sujirman Sholeh, S.E., M.M., selaku penanggung jawab kegiatan, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.
“Kami senang sekali melihat partisipasi masyarakat. Semoga semangat gotong royong yang ditunjukkan hari ini bisa terus terjaga, tidak hanya saat perayaan kemerdekaan,” ucapnya.
Kehadiran jajaran keamanan juga menambah suasana kondusif. Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, S.H., menegaskan dukungannya dalam menjaga kelancaran acara.
“Kami pastikan jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta,” kata Anang.
Sementara itu, Danramil Tikung yang diwakili Pelda Budi K menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga.
“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi wujud nyata cinta tanah air,” ujarnya singkat.
Rute jalan sehat yang ditempuh peserta mengelilingi beberapa titik di wilayah Tikung dengan garis start dan finish di Lapangan Singo Ludro. Suasana meriah semakin terasa dengan sorak-sorai siswa, keceriaan keluarga, serta dukungan perangkat desa yang kompak hadir.
Sekcam Tikung, Anggraito, S.H., menilai kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui momen ini, komunikasi dan kebersamaan antara pemangku kepentingan dengan warga bisa semakin erat,” katanya.
Peringatan HUT RI ke-80 di Tikung ditutup dengan doa bersama dan hiburan rakyat yang membuat suasana semakin hangat. Bagi masyarakat, kegiatan semacam ini diharapkan bisa rutin digelar untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus menjaga kesehatan.










