LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung terus mengintensifkan upaya pencegahan tindak kriminal di wilayah hukumnya. Selasa (26/8/2025) dini hari, sekira pukul 00.15 WIB, petugas kembali melaksanakan Patroli Blue Light di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli tersebut menyasar jalur perbatasan Tikung–Kembangbahu, Tikung–Lamongan, ruas poros utama Tikung, Masjid Namira, hingga kawasan Perumahan TKB. Lokasi ini dipilih karena kerap menjadi titik keramaian maupun rawan aktivitas balap liar dan tindak kriminal pada malam hari.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH, melalui Kanit Sabhara Aiptu I Ketut GB, menjelaskan bahwa patroli malam dilakukan secara rutin sebagai bagian dari strategi pencegahan dini.
“Patroli Blue Light kami fokuskan di titik-titik rawan. Lampu rotator biru sengaja dinyalakan agar keberadaan polisi terlihat jelas, sehingga masyarakat merasa lebih tenang sekaligus menjadi tanda bahwa aparat hadir di tengah mereka,” kata Aiptu Ketut.
Menurutnya, kehadiran petugas di jalan raya maupun pusat keramaian sangat penting untuk menekan potensi kerawanan, mulai dari balap liar, penggunaan knalpot brong, peredaran minuman keras (miras), hingga gesekan antar kelompok remaja. “Langkah ini efektif sebagai pencegahan sebelum gangguan kamtibmas benar-benar terjadi,” tambahnya.
Dalam patroli tersebut, polisi tidak hanya berkeliling memantau situasi, tetapi juga menyempatkan berdialog dengan warga sekitar. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan, khususnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik.
Laporan hasil kegiatan menunjukkan bahwa selama patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Tikung terpantau kondusif. Tidak ditemukan aktivitas balap liar, peredaran miras, maupun gesekan antar kelompok pemuda.
Aiptu Ketut berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat kolaborasi antara polisi dan masyarakat. “Kami mengajak seluruh warga untuk peduli dan ikut serta menjaga keamanan lingkungan. Dengan kebersamaan, Tikung bisa tetap kondusif dan bebas dari gangguan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa patroli Blue Light akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari. “Harapan kami, masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan wilayah Tikung senantiasa aman dari tindak kriminal,” pungkasnya.










