oleh

Didalam Kapal Experss Bahari ada Ibu Hamil Terbaring Menahan Sakit, Para Penumpang Berikan Do’a

SUMENEP – Calon wakil Bupati Sumenep KH. Ali Fikri bersama KH. Imam Hasyim berserta rombongan, dalam rangka konsolidasi bersama tim pemenangan Paslon Bupati – Wakil Bupati Sumenep 2020 ‘RB Fattah Jasin – KH Ali Fikri’ di Pulau Kangean Kecamatan Arjasa dan Kangayan Kabupaten Sumenep. Dalam perjalanan kembali ke Sumenep daratan, saat berada di dalam Kapal cepat ‘Express Bahari’, secara tidak sengaja mendapati seorang pasien Ibu Hamil (Bumil) sedang terbaring sambil mengerang menahan sakit. Sabtu (05/12/2020).

Qudsi Wahid peserta rombongan dari relawan Muhubbin Mas Kiai kepada media ini menyampaikan, bertepatan pada jam 13:30 WIB, kami melakukan perjalanan pulang dari pulau Kangean menuju sumenep. Namun tiba-tiba kami dikagetkan sekaligus merasa kasihan terhadap seorang ibu hamil (Bumil) asal kangean yang sedang tidur terlentang di deck kapal bagian bawah sambil menahan rasa sakitnya.

“Dia harus dirujuk ke RSUD Sumenep karena mengalami perdarahan sebelum waktunya dan untuk dirawat di Puskesmas kangean sudah tidak memungkinkan karena minimnya fasilitas kesehatan disana”, tutur Qudsi menirukan penjelas Bidan yang mendampingi pasien Bumil tersebut.

Selanjutnya Qudsi menuturkan, Kami mencoba membujuk Ibu hamil tersebut bersama keluarganya untuk pindah tempat keruangan kami (red. VIP) namun beliau tetap tidak mau karena tidak kuat menahan sakitnya jika masih harus pindah tempat lagi.

“Sebelum kami kembali ruangan kami, kemudian kami sempatkan mendoakan dengan harapan pasien Bumil dan bayi yang ada dalam kandungannya baik-baik saja, sebab kami sadar bahwa bagi pasien Bumil itu nyawa adalah taruhanya”, jelasnya.

Baca Juga  Pengumuman Hasil Seleksi Pejabat Eselon II Pemkab Magetan, BKD Sodorkan 4 Nama Calon Staf Ahli dan Sekertaris DPRD

Menurut Qudsi, menahan sakit yang kurang lebih 4 jam menyeberang laut dengan menggunakan kapal Cepat Express Bahari, Kami tidak bisa bayangkan jika kejadian tadi tidak bertepatan dengan jadwal kapal cepat yang hanya beroperasi dua kali dalam seminggu, maka pasien Bumil tersebut harus menahan sakit lebih lama lagi yakni sekira 8 sampai 10 jam dalam perjalan laut dengan kapal non-express.

“Mungkinkah ini cara Allah Swt menunjukkan pada Mas Kiai Fikri sebagai Cawabup Paslon 02 bahwa yang dikeluhkan masyarakat kepulauan adalah fakta nyata,”

Lebih lanjut Qudsi Wahid berharap, dengan kejadian pasien Ibu Hamil yang mengalami perdarahan di kepulauan Kangean dan harus segera dirujuk ke RSUD Sumenep, maka jika Paslon Sumenep Barokah (Fattah Jasih dan Kiai Ali Fikri) ditakdirkan oleh Allah Swt untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan Sumenep, agar memprioritaskan fasilitas kesahatan di kepulauan Sumenep.

Baca Juga  Bhakti Sosial SMSI Bawa Kebahagiaan Untuk Warga

“Dari beberapa kepulaun yang telah kami kunjungi keluhannya kurang lebih sama, kesehatan, listrik, jalan dan perlindungan kawasan masyarakat nelayan kepulauan,” pungkasnya.

Melalui pesan whatsapp kepada media RadarBangsa.co.id group Siberindo.co, Qudsi Wahid mengirimkan video berdurasi pendek. Terlihat ditempat kejadian KH Ali Fikri Cawabup Paslon nomor 02 dan KH Imam Khasyim (Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sumenep) berdialog dengan keluarga pasien dan tenaga kesehatan Bidan yang mendamping, kemudian mendo’akan untuk kebaikan dan keselamatan Ibu dan Bayi yang berada dalam kandungan Ibunya.

(ONG/RadarBangsa.co.id)

News Feed