oleh

Gelar Bazar UMKM “Monggo Ditumbasi” Camat Turi Optimis Pelaku Usaha Bisa Bangkit dan Maju

LAMONGAN | siberindo.co – Kegiatan Bazar UMKM yang digelar selama dua hari berturut-turut di halaman pendopo kantor Kecamatan Turi pada tanggal 2 – 3 September kemarin, ditutup dengan pagelaran wayang kulit.

Dengan Dalang Ki Wahyu Mujiyanto pagelaran wayang kulit pada puncak malam resepsi peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 tersebut mengambil lakon Tumurune Wahyu Garudo Kencono.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimcam, Kades beserta istri, Korwil, Perangkat Desa, Warga Kecamatan Turi, juga dihadiri oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes.

Dalam pagelaran wayang kulit tersebut Bupati Lamongan Pak Yes berkenan langsung menyerahkan lakon kepada Dalang Ki Wahyu Mujiyanto.

Baca Juga  Kapolres Magetan Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan Nataru

Camat Turi Bambang Purnomo menjelaskan, puncak acara malam resepsi dalam rangka peringatan HUT RI ke-77 diawali dengan pentas seni dari murid-murid SDN dan juga penyerahan hadiah lomba.

Kemerdekaan RI yang ke-77 ini, kata dia, dapat dimaknai dan diejawantahkan dengan terus meningkatkan semangat gotong-royong dan kerjasama antara masyarakat dan jajaran pemerintahan.

“Acara bazar UMKM tersebut digelar yakni semata-mata untuk menjadi ajang pameran serta hiburan, dan diharapkan mampu meningkatan ekonomi masyarakat khususnya di Kecamatan Turi,” ujar Bambang Purnomo, Senin (5/9).

Ia mengungkapkan, sedikitnya ada 21 pelaku usaha dari 19 desa se-Kecamatan Turi yang ikut dalam bazar UMKM. Belum ditambah peserta dari UPT Dinas Pendidikan dan UPT Dinas Pertanian.

Baca Juga  PPDI Magetan Masa Bhakti 2021-2026 Resmi Dikukuhkan

“Kegiatan itu digelar bertujuan agar produk UMKM di Kecamatan Turi bisa dikenal oleh masyarakat. Hal ini juga selaras dengan pesan Bupati Lamongan dengan slogan “Monggo Ditumbasi” untuk produk – produk UMKM di Lamongan,” ucapnya.

Dalam bazar UMKM itu, lanjut Camat, berbagai jenis usaha dan kerajinan diantaranya adalah produk kerajinan tas anyaman dan tas lainnya yang sudah puluhan tahun usaha juga ikut meramaikan acara bazar.

“Produk unggulan lainnya dari Kecamatan Turi yakni ada telur asin, abon lele, kopyah serta olahan makanan dan minuman. Untuk harga abon lele dibanderol dengan harga Rp 25 ribu,” terangnya.

Baca Juga  Polsek Tikung Tingkatkan Patroli Malam Usai Ledakan Kelapa Gading

Menurut dia, sesuai dengan tema HUT Kemerdekaan RI yang ke- 77, yakni ‘Bangkit Lebih Kuat Pulih Lebih Cepat’. Para pengusaha UMKM, imbuh Camat, diharapkan bisa bangkit dan maju pasca pandemi Covid-19.

”Semoga kegiatan ini kedepan bisa terus kita laksanakan secara continue. Untuk membantu agar pelaku UMKM bisa lebih kuat lagi dan produknya juga bisa dikenal oleh masyarakat luas. Saya sangat optimis Kecamatan Turi dapat bangkit, kuat, dan berprestasi,” tandasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(SMSI)

News Feed