oleh

Ditargetkan Akhir Tahun 2020 Sudah Final Jumlahnya

SUMENEP –Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep memastikan di akhir tahun 2020 sudah mengetahui jumlah Sekolah Dasar (SD) yang akan ditutup. Saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep masih melakukan proses cross check.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Abd Kadir, Rabu (14/10/2020) mengatakan, penutupan sekolah ini bukan merger atau penggabungan (regrouping) sekolah.

“Target akhir tahun sudah selesai. Nanti awal tahun 2021 kita akan berkirim surat kepada bapak bupati (Bupati Sumenep-red),” jelas Abd Kadir, seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co.

Masih menurut Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, sekolah itu ada memang sudah tutup duluan tapi belum ada SK bupati. Selain itu ada sekolah-sekolah yang memang sudah tidak ada siswanya dan tidak ada gurunya. Sehingga sekolah itu ditertibkan akan dibuatkan SK bupati.

Baca Juga  KSPK Ijen Raung Geopark Menjadi Kandidat Unesco Global Geopark Tinggal Diajukan

Kalau nanti ada orang yang mau legalisir SK untuk ijazahnya, itu nanti langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

“Sehingga itu juga yang akan kita tertibkan dibuatkan SK,” lanjut Kabid Pembinaan SD ini.

Abd Kadir mengaku, bahwa 33 SD di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang akan ditutup belum final. Sebab masih akan dilakukan pengecekan lapangan. Akan tetapi pihaknya menargetkan, untuk akhir tahun 2020 ini diupayakan selesai.

Baca Juga  4.896 Siswa Kelas 3 SMP di Kota Surabaya Mengikuti Swab Khusus

“Target akhir tahun sudah selesai. Nanti awal tahun 2021 kita akan berkirim surat kepada bapak bupati (Bupati Sumenep-red,” jelas Kabid Pembinaan SD, Abd Kabdir. (ily/petisi.co)

News Feed