oleh

Satu Hari Lagi, Covid-19 di Jatim Potensi Masuk Kategori Terkendali

Blitar- Upaya pengendalian Covid-19 di Jatim terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal itu ditandai dengan rendahnya tingkat penularan atau rate of transmission (RT) Covid-19 di Jatim telah bertahan di bawah angka 1. Data per tanggal 3 Oktober mencatat, RT Covid-19 di Jatim sebesar 0,95. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Jika satu hari lagi RT tetap di bawah 1 maka Jatim sesuai ketentuan WHO, telah dapat mengendalikan Covid-19.

Baca Juga  Eduwisata Semaggot Mampu Kurangi Limbah Organik

Menurut data Khofifah, RT Covid-19 di Jatim telah di bawah angka 1 dan sudah bertahan selama 13 hari. Kasus aktif di Jatim lebih rendah dari Jawa Tengah, Jabar, DKI Jakarta maupun Banten. “Sesuai ketentuan WHO selama 14 hari RT di bawah 1 maka Covid-19 sudah terkendali,” tutur Gubernur Khofifah di sela penyerahan bantuan di Kota Blitar, Minggu (4/9) dikutip dari https://lenteratoday.com/

Kendati mulai terkendali, Khofifah berpesan agar protokol kesehatan terutama 3 M, tetap menjadi perhatian utama. Harus tetap menggunakan masker, menghindari kerumunan serta mencuci tangan menggunakan sabun. Dengan semakin sedikitnya kasus aktif, maka penggunaan bed di rumah sakit rujukan Covid-19 juga semakin longgar. Saat iniokupansinya bednya hanya sekitar 39 persen.
“Tapi meskipun longgar, jangan beranggapan bahwa tidak perlu menggunakan masker karena kalau sakit akan terlayani. Tolong jangan ada yang berpikir seperti itu,” jelas Khofifah.

Baca Juga  Anton Wahyudi Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lamongan Gantikan M Subhan

Mantan menteri Sosial RI tersebut juga mengapresiasi pengendalian Covid-19 di Kota Blitar. Sebab, sejak dua hari ini tidak ada lagi kasus aktif di Blitar.
Tercatat per 3 Oktober, jumla kasus aktif atau jumlah pasien Covid-19 dalam perawatan di Jatim tinggal 3.302 kasus atau 7,4 %. Sedangkan angka kesembuhan mencapai 38.087 atau 85,3 % dari total kasus kumulatif sebanyak 44.649 kasus konfirmasi. (ais)

News Feed