oleh

Takut Jarum Suntik, Wakil Rakyat ‘Hipnotis’ Peserta Vaksinasi

FOTO : Nurhadi, S.Pd, Wakil Rakyat yang mempunyai ciri khas mengenakan ikat kepala tersebut, saat membujuk salah satu peserta agar tak takut jarum suntik.
.
KEDIRI- Ribuan masyarakat yang mengikuti vaksinasi dibuat terhibur. Karena, ajakan dikemas dengan gaya ala Wakil Rakyat, yang selalu tampil nyentrik ini. Sehingga, masyarakat yang hadir makin antusias mengikuti kegiatan vaksinasi yang merupakan program aspirasi Anggota DPR RI bersama Kementerian Kesehatan yakni Gerakan Masyarakat Sehat (Germas)
.
Hal itu berlangsung di program Vaksinasi massal, bertempat di GOR Jayabaya, Selasa (31/8), Anggota DPR RI, Nurhadi S.Pd, mengajak masyarakat agar tidak takut jarum saat melakukan vaksinasi.
.
Menariknya, saat meninjau ke sejumlah peserta yang hadir, Nurhadi melihat ada salah satu peserta yang enggan disuntik oleh Tenaga Kesehatan (Nakes). Bahkan, peserta sempat berteriak dengan lantang menolak, hingga membuat suasana tegang.Untuk mencairkan suasana, peserta tersebut dihampiri Nurhadi, hingga tangan kanannya menutup wajah peserta secara perlahan, diiringi bisikan perlahan kepada peserta.
.
” Ayo…disuntik vaksin dulu biar sehat” ajak Wakil Rakyat yang mempunyai ciri khas mengenakan ikat kepala tersebut. Dari ajakan ini, seolah peserta menuruti perkataan Politisi yang akrab dipanggil Panglima Nurhadi.
.
Meski akhirnya, peserta tersebut berteriak lantang, hingga Nurhadi mendekapnya, agar suntikan dosis pertama, vaksin sinovac yang disuntikan tim Nakes berjalan lancar.
.
Selama kegiatan berlangsung, panitia menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsinitizer, serta menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
.
Nurhadi juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan aspirasi dari Anggota Komisi IX DPR RI dalam program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Khusus di Kota Kediri, diwujudkan kegiatan Vaksinasi yang ditargetkan 1000 dosis vaksin bisa disuntikan kepada para peserta.
.
Sebelumnya, hasil berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri biasanya jumlah 1000 peserta memerlukan waktu dua hari. Tapi kali ini, dibantu Tenaga Kesehatan (Nakes) dari 4 Puskesmas, ditargetkan sehari bisa selesai.
.
” Program vaksinasi ini digulirkan Komisi IX. Tujuanya, agar bisa mempercepat kekebalan komunal atau Herd immunity di Kediri, agar bisa mencapai target 70 persen penerima vaksin pada masyarakat Kota” harapnya
.
Meskipun demikian, Nurhadi mengimbau, masyarakat yang sudah divaksin tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), sesuai anjuran Pemerintah. Yakni, dengan cara 5M, mencuci tangan, mengenakan masker,menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta rajin menjaga kesehatan.
.
” Yang terpenting, berolah raga dan menerapkan pola hidup sehat serta rajin meminum jamu herbal” pesanya.
.
Terpisah M. Ikbal,salah satu peserta, mengungkapkan, ketakutannya terhadap jarum suntik terjadi, saat terakhir kali disuntik ketika usia masih kecil, yakni imunisasi bersama orangtuanya. Perasaanya kala itu terasa amat sakit,ketika jarum disuntikan, hingga membuat terbayang-bayang pada saat melakukan vaksinasi.
.
” Namun, berkat motivasi dan arahan dari Pak Nurhadi (Anggota DPR RI), saya merasa yakin dan tidak takut divaksin” ungkapnya.
.
Terlebih lagi, kata Iqbal, muncul rumor kalau belum divaksin, mobilitas dan efektivitas keseharian warga akan terhambat.
.
“Mendapatkan informasi ini, apabila belum menunjukan surat atau bukti divaksin, masuk mall tidak diperbolehkan. Bahkan, mengurus SIM maupun Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), harus dilengkapi keterangan sudah di Vaksin. Dari sini, saya akhirnya memberanikan diri” pungkasnya.(ary/jyb)

News Feed