ARYA-MEDIA | MAGETAN – Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Magetan, melakukan Literasi Inklusif dan Gathering bersama beberapa lembaga di Kabupaten Magetan, karena saat ini Perseroan Daerah BPRS dapat memberikan pinjaman dan juga berinfaq.
Sebanyak 68 bendahara gaji dari berbagai OPD dan lembaga terkait, diundang untuk lebih mengenal BPRS Magetan, bertempat di Pendopo Surya Graha (PSG) Magetan, Rabu (31/03/2021).
Direktur Utama (Dirut) PT. BPRS Magetan, Endah Kundarti menyampaikan terimakasih kepada seluruh lembaga telah menjalin silaturahmi dengan BPRS Magetan.
“BPRS merupakan salah satu BUMD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, yang terus berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan terbaik, serta inovasi berdasarkan progres prinsip syariah,” katanya.
Dijelaskan Endah, bantuan tersebut berbentuk tabungan dan deposito dengan setoran sangat murah, yakni hanya 25 ribu dan tidak ada biaya administrasi. Selain itu, kami juga menerapkan sistem jemput bola dan pemotongan infaq shadaqah jika berkenan, dan bagi hasil deposito cukup kompetitif. “Bagi nasabah penyimpan di BPRS, tidak usah khawatir karena sudah ikut serta dalam lembaga penjamin simpanan,” jelasnya.

Selain itu, untuk pembiayaan di BPRS Magetan banyak sekali pilihannya, diantaranya untuk UMKM, petani, peternak, nasabah berpenghasilan tetap, baik dengan jaminan ataupun tampa jaminan. “Seperti pembiayaan Mutabarog Bunda Sejahtera, serta pembiayaan khusus untuk ASN yang diberikan jangka waktu sampai 10 tahun dengan margin setara dengan 0,8 persen,” terang Endah kepada Arya Media, Rabu (31/3).
Di tempat yang sama, Bupati Magetan Suprawoto menjelaskan bahwa, di masa pandemi saat ini, Pemerintah melalui BPRS Magetan, memberikan kelonggaran bagi ASN dan PNS lingkup Pemkab Magetan, bisa mengajukan pinjaman dan tidak hanya menabung. “Saya memberitahu kepada semua bendahara gaji, bahwa sekarang karyawan boleh meminjam di BPRS, tidak hanya menabung tetapi juga dapat meminjam,” tuturnya.
Selain itu, BPRS Magetan bakal memberikan memberikan penghargaan bagi penabung terbanyak, karena BPRS untuk kita dan untuk masyarakat Magetan,” tutup Bupati Magetan.
Sebagai informasi, adapun beberapa OPD dan lembaga yang mendapatkan penghargaan dengan kategori sebagai berikut :
- Jumlah nasabah pembiayaan terbanyak diraih oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD).
- Nominal setoran terbanyak diraih oleh kecamatan Poncol.
- Jumlah nominal tabungan terbanyak diraih Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
- Instansi atau lembaga dengan tabungan jumlah terbanyak diraih oleh SD Islamiyah NU Magetan. (Rwy/Ren)










