oleh

Polsek Tikung Sisir Titik Rawan Lewat Patroli Blue Light

LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Meningkatnya mobilitas warga pada malam hari di wilayah Kecamatan Tikung memicu aparat kepolisian memperkuat pengawasan. Untuk mencegah potensi kerawanan yang kerap muncul setelah pukul 23.00, Polsek Tikung kembali menggelar patroli Blue Light pada Sabtu malam, (29/11/2025), dengan menyasar sejumlah titik strategis, termasuk Desa Bakalan Pule.

Kegiatan patroli yang dipimpin Kanit Sabhara Polsek Tikung, Aiptu Ketut G.B., bersama Aipda Aan, dilakukan dengan pola gerak menyeluruh. Petugas menyusuri jalan desa, area persawahan yang berdekatan dengan pemukiman, ruko yang masih buka, hingga lokasi yang pernah dilaporkan rawan aksi kenakalan remaja. Cahaya rotator biru di kendaraan patroli menjadi isyarat kehadiran polisi di lapangan sekaligus upaya preventif untuk menekan potensi kejahatan.

Aiptu Ketut menjelaskan bahwa intensifikasi patroli dilakukan berdasarkan evaluasi mingguan mengenai tren gangguan kamtibmas, terutama menjelang akhir tahun. Menurutnya, pola kejahatan cenderung meningkat ketika aktivitas malam sedang tinggi. “Kami tidak menunggu laporan dulu. Pencegahan jauh lebih penting karena dapat mengurangi risiko kerugian warga,” ujarnya.

Selain patroli mobile, polisi juga melakukan dialog dengan sejumlah warga yang ditemui di jalan. Petugas mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pekerja malam dan pemilik warung yang beroperasi hingga dini hari. “Warga punya peran besar. Informasi kecil dari mereka sering kali membantu kami mengurai potensi masalah sebelum berkembang,” kata Aipda Aan.

Ia mengungkapkan bahwa kehadiran aparat secara konsisten telah memberi dampak positif dalam beberapa bulan terakhir. Laporan terkait pencurian sepeda motor, perkelahian antar-remaja, dan aktivitas mencurigakan di area gelap tercatat menurun. “Efek kehadiran polisi di jam kritis cukup signifikan. Kami ingin memastikan kondisi ini tetap terjaga,” tambahnya.

Di lapangan, warga menyampaikan apresiasi terhadap patroli tersebut. Menurut Miswadi, penjaga salah satu kios di Bakalan Pule, kawasan itu sempat beberapa kali menjadi lokasi kumpul kelompok anak muda dengan aktivitas tidak jelas. Namun, kondisi mulai berubah sejak patroli Blue Light digencarkan. “Sekarang lebih aman. Mereka segan nongkrong sampai larut karena tahu polisi sering lewat,” ujarnya.

Polsek Tikung menilai bahwa karakter Desa Bakalan Pule yang memiliki jalur tembus ke wilayah kecamatan lain berpotensi menjadi akses pelaku kejahatan lintas desa. Karena itu, setiap titik di jalur perbatasan menjadi prioritas pengawasan, terutama pada malam akhir pekan. “Kami ingin memotong ruang gerak pelaku sejak dini. Patroli ini bukan hanya untuk menunjukkan kehadiran, tetapi untuk menutup potensi celah kejahatan,” jelas Aiptu Ketut.

Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru, patroli Blue Light disebut akan diperluas waktunya dengan penambahan rute pemantauan. Kepolisian setempat mengimbau masyarakat terus berkolaborasi dengan memberikan laporan cepat melalui call center atau pos jaga terdekat.

“Keamanan adalah kerja bersama. Polisi hadir untuk memastikan kawasan tetap kondusif, tetapi partisipasi warga adalah fondasinya,” tutur Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo,SH., dalam pernyataan singkat.

News Feed