Kediri —Paska dilakukan Rapid Test Terhadap 3311 Petugas Pengawas TPS di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri selama tiga hari, tercatat kurang lebih 3 Persen atau Kurang Lebih 99 orang yang dinyatakan Reaktif.
Saidatul Umah Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri mengungkapkan, pihaknya telah menyerahkan dan berkordinasi lebih lanjut ke Satgas Covid-19 untuk penanganan selanjutnya.
“Hasil Rapid Test bagi PTPS yg dinyatakan Reaktif, sdh kita teruskan pada Satgas Covid-19 Kabupaten untuk penanganan lebih lanjut, ” Ungkapnya, Senin (30/11/20)
Bunda Saida panggilan akrab Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri menambahkan, Ada -+ 3% yang terkonfirm Reaktif dan kondisi itu tidak disemua desa, namun semua kecamatan ada,hanya Kandat yang nihil.
Diberitakan sebelumnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kediri sebelumnya menggelar rapid test untuk seluruh jajaran Pengawas TPS selama tiga hari berturut. Sebanyak 3311 Petugas Pengawas TPS di Rapid Test di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri. Dari jumlah itu sudah termasuk 701 Pengawas dalam TPS Tambahan dimana sebelumnya TPS ada 2610.
Rapid test tersebut untuk memastikan jajaran pengawas TPS yang bertugas di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020 bebas dari COVID-19//
Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Saidatul Umah mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 dalam Pelaksanaan Pencoblosan di TPS TPS yang ada.
“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan bila nanti dari petugas ada yang reaktif dalam rapid test maka akan dilakukan Pergantian Antar Waktu bagi petugas dengan otomatis nomer urut test dibawahnya untuk mengantikan yang nantinya juga dilakukan rapid test, ” Terang Ketua Bawaslu di Kantornya
Dalam pelaksanaan Rapid Test Petugas selalu menerapkan Protokol Kesehatan Covid 19, semua petugas kesehatan mengunakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.(madu.tv/pen)










