oleh

Dispendik Pemkot Surabaya Tunggu Hasil Tes Swab Siswa

SURABAYA – Sebagai salah satu pertimbangan untuk memulai kembali sekolah tatap muka tingkat SMP, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya masih menunggu kepastian mengenai jumlah hasil tes swab dari pelajar yang dinyatakan positif Covid-19.

“Sekarang masih jalan (swab siswa) kami belum bisa disampaikan (jumlah siswa yang positif). Yang sudah keluar itu baru beberapa sekolah, karena yang diswab kan banyak sehingga kita akan menunggu keluar. Nanti kalau sudah akan kami sampaikan hasilnya,” jelas kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co.

Masih menurut Supomo, Pemkot Surabaya bakal melakukan langkah evaluasi terhadap rencana dimulainya metode sekolah secara tatap muka. Dari hasil evaluasi yang bakal dilakukan itu akan menjadi acuan oleh pihaknya untuk memulai sekolah tatap muka.

“Maka kita melihat kalkulasinya bagaimana, sehingga apakah sekolah tatap muka di bulan Desember sebagaimana yang sudah direncanakan atau kembali ke Januari. Karena setelah kita lihat ada beberapa anak yang positif,” terang mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya itu.

Baca Juga  Tujuh Peserta Tak Lolos Seleksi CPNS Surabaya Diberikan Waktu Tiga Hari untuk Menyanggah

Supomo menambahkan, evaluasi yang dilakukan ini dimaksudkan untuk menghindari dan mencegah potensi kemunculan kasus Covid-19, saat metode sekolah tatap kembali dilaksanakan.

“Maka bu wali akan melakukan evaluasi terhadap itu agar tidak menjadi sesuatu yg berakibat tidak baik ke yang lain. Oleh karena itu kami tetap melakukan pendataan baik orang tua, anak-anak dan persiapan-persiapan sekolah tatap muka,” tambahnya.

Baca Juga  Mahasiswa Baru Unesa Berkarakter Indonesia dan Berhati Pancasila, Ketua MPR RI Merasa Bangga dan Mengapresiasi

Ia juga menjelaskan, jika berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri, sekolah tatap muka akan bisa dimulai pada awal tahun 2021 mendatang.

“Kalau merujuk SKB Menteri yang baru dimana nanti di awal Januari, sekolah dapat dibuka tanpa melihat zona,” pungkasnya. (nan/petisi.co)

News Feed