oleh

Polsek Tikung Cegah Balap Liar Saat Warga Terlelap

LAMONGAN, Jatimsiberindo — Upaya menjaga keamanan malam di wilayah Kabupaten Lamongan terus diperkuat. Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung melaksanakan patroli rutin Blue Light pada Kamis (30/10/2025) dini hari untuk menekan potensi gangguan ketertiban, termasuk balap liar dan penggunaan knalpot brong di jalur perbatasan.

Patroli dimulai sekitar pukul 01.15 WIB dan menyasar beberapa titik rawan, seperti Jalan Raya Mantup, perbatasan Tikung–Kembangbahu, hingga perbatasan Tikung–Lamongan Kota. Kegiatan dipimpin oleh Aiptu Suwawi bersama Aipda M. Irawan dan Briptu Dwi Bai A, yang mengemudikan kendaraan dinas dengan lampu biru menyala di sepanjang jalur pengawasan.

Menurut Aiptu Suwawi, patroli malam dilakukan secara berkala untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Patroli Blue Light kami laksanakan rutin, terutama pada jam-jam rawan antara tengah malam hingga dini hari. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan gangguan Kamtibmas bisa dicegah sejak dini,” ujar Aiptu Suwawi saat dikonfirmasi, Kamis (30/10).

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pengamatan terhadap aktivitas warga di jalan utama serta lokasi yang kerap digunakan remaja untuk balap liar. Hasil pemantauan menunjukkan situasi lalu lintas relatif sepi dan tidak ditemukan aktivitas mencurigakan.

“Alhamdulillah, wilayah hukum Polsek Tikung hingga dini hari tetap kondusif dan terkendali. Tidak ada indikasi kerumunan ataupun balapan motor,” tambahnya.

Patroli Blue Light menjadi bagian dari strategi preventif Polres Lamongan yang dijalankan di seluruh sektor kepolisian. Melalui kehadiran polisi dengan lampu biru menyala di malam hari, diharapkan masyarakat mendapatkan rasa aman sekaligus efek jera bagi pelaku yang berniat melanggar hukum.

Aipda M. Irawan menuturkan, langkah ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan aparat di wilayah perbatasan yang rawan tindak kriminal.

“Kami melakukan patroli secara bergilir setiap malam. Koordinasi dengan warga tetap kami jaga agar informasi potensi gangguan bisa segera kami tangani,” katanya.

Sementara itu, Briptu Dwi Bai A menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman.

“Kami terus mengimbau agar warga tidak menggunakan knalpot brong dan tidak terlibat dalam kegiatan yang mengganggu ketertiban umum. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya polisi,” ujarnya.

Kegiatan patroli malam di wilayah Tikung mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran polisi di jalanan. Polsek Tikung memastikan intensitas patroli akan terus ditingkatkan, terutama di jam-jam rawan menjelang akhir pekan ketika potensi balap liar meningkat.

“Kami ingin masyarakat bisa beristirahat tanpa khawatir. Selama masyarakat mendukung, keamanan wilayah Tikung dan sekitarnya akan tetap terjaga,” tutup Aiptu Suwawi.

News Feed