LAMONGAN,Jatimsiberindo.co – Polsek Tikung terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Hal itu diwujudkan melalui patroli dialogis yang dipimpin Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, bersama anggotanya di Pos Kamling Dusun Sekargeneng, Desa Bakalanpule, Sabtu (27/9/2025) malam.
Kegiatan patroli dialogis ini menjadi agenda rutin kepolisian untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif sekaligus mempererat hubungan dengan warga. Kapolsek Tikung mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai ruang komunikasi yang terbuka.
“Patroli dialogis ini kami lakukan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Dengan komunikasi langsung, kami bisa mendengar aspirasi sekaligus memahami kebutuhan keamanan di lingkungan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan pos kamling menjadi bagian penting dalam sistem keamanan berbasis masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi peran aktif warga yang senantiasa menjaga keamanan lingkungannya melalui ronda malam.
“Pos kamling adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan desa. Kami sangat mengapresiasi dedikasi masyarakat yang terus menjaga tradisi ronda malam. Hal ini membuat kerja kepolisian lebih ringan karena ada partisipasi langsung dari warga,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif di tengah perkembangan situasi sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak segan melapor bila menemukan potensi gangguan keamanan.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tugas kita bersama. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan. Sinergi antara polisi dan masyarakat akan membuat lingkungan lebih aman dan nyaman,” tegasnya.
Selain berdialog, Kapolsek dan anggota juga berdiskusi dengan Usman selaku Kasun Sekargeneng, Khoirul tokoh masyarakat, serta sejumlah pemuda setempat. Mereka menyampaikan komitmen untuk terus menjaga kekompakan dalam membangun lingkungan yang damai.
“Kami mendukung penuh kegiatan patroli dialogis ini. Dengan adanya komunikasi langsung bersama polisi, kami merasa lebih diperhatikan. Keamanan desa bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga kami sebagai warga,” ujar Usman.
Khoirul, tokoh masyarakat, menambahkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam ronda malam penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sejak dini.
“Anak-anak muda perlu diajak terlibat. Ini bukan sekadar menjaga desa, tetapi juga membentuk kebersamaan,” tuturnya.
Patroli dialogis diakhiri dengan ajakan Kapolsek Tikung agar warga terus memperkuat solidaritas.
“Kami ingin menjaga kepercayaan ini. Mari terus jaga persaudaraan dan gotong royong. Dengan begitu, desa akan selalu aman dan harmonis,” tutup AKP Anang Purwo Widodo.










