Magetan | Jatim.siberindo.co – Hari ini, 24 Agustus 2023, jabatan Bupati dan Wakil Bupati Magetan akan habis masa jabatannya.
Bupati Magetan Suprawoto mengaku, tidak pernah menghitung hari, meskipun masa jabatannya akan habis.
“Saya tak menghitung, tinggal sekian aja jadi bupati. Terus menyuurutkan semangat. Enggak,” katanya, Kamis (24/8/2023).
Menurutnya, kebaikan harus ditanamkan setiap waktu, sehingga semenit saja punya makna besar. Tidak boleh menghitung hari kalau punya niat baik.
“Pak Karno memproklamirkan negara kita, hanya berapa menit itu. Tapi, dampaknya kan luar biasa. Saya gak nguwahi adat, tinggal sesasi terus nglokro, Saya gak mau begitu,” jelasnya.
Suprawoto juga mengatakan, demokrasi harus dimaknai pimpinan yang dipilih rakyat punya batas waktu. Selaku pribadi, Bupati Magetan memohon maaf kepada seluruh masyarakat Magetan jika ada kekurangan.
“Saya manusia biasa. Tidak sempurna. Tapi, yakinlah saya tak pernah berpikir lain, selain untuk kebaikan,” ungkap Kang Woto, sebutan akrab Bupati Magetan.
Perbedaan yang terjadi, kata Bupati, akan tetap dihargai sebagai masukan. Karena perbedaan adalah hal yang wajar. Tidak mungkin semua orang memiliki perspektif yang sama. Tapi yakinlah, semua kebijakan itu hanya untuk kebaikan hari ini dan masa depan.
“Kita khan punya anak cucu, punya generasi selanjutnya, yang memiliki hak yang sama. Karena itu, kita harus wariskan kebaikan untuk mereka juga,” pungkasnya. (Red)










