oleh

Warga Meninggal Digigit Ular, DPRD Panggil Puskesmas Kalitengah dan Dinkes

LAMONGAN – Menindaklanjuti adanya warga yang meninggal karena digigit ular, Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan memanggil Puskesmas Kalitengah serta Dinas Kesehatan Lamongan.

Sekretaris Komisi D DPRD Lamongan Matlubur Rifa mengatakan, pemanggilan tersebut berkaitan dengan Puskesmas Kalitengah yang beberapa waktu lalu ada kejadian warga meninggal karena gigitan ular.

” Dinkes juga sekalian kita lakukan pemanggilan hari ini, tadi kita membahas persoalan warga Tiwet Kalitengah yang digigit ular dan juga masalah vaksinasi, ” ujar Matlubur Rifa, Selasa (23/03).

Baca Juga  Pendemo Tolak Omnibus Law di Kediri Diamankan Polisi

Dia mengungkapkan, persoalan apapun mengenai dengan pelayanan kepada masyarakat harus lebih diutamakan. Memang petugas Puskesmas kemarin berpatokan pada Standar Operasional Prosedur (SOP), yang berlaku.

” Tadi sudah kami sampaikan semuanya, terkait dengan pelayanan secara umum warga yang berobat harus bisa terlayani dengan baik,” ungkap politisi asal PAN tersebut.

Menurut dia, pada waktu itu memang puskesmas Kalitengah belum menyediakan obat khusus pasien digigit ular, kalau ada kasus semacam itu memang harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Baca Juga  Polemik Proyek Pertamina di Beru, PT LJS: Tahapan Awal Sudah Dilakukan Semua

” Ambulans ada saat itu, cuma petugas puskesmas kekeh patokan SOP, bahwa pasien dalam kondisi sehat dan sadar, jadi tidak perlu menggunakan ambulans,” tandasnya.

Kedepan, sambung dia, senantiasa akan mendorong kepada pemerintah kabupaten Lamongan agar mobil sehat desa ada disetiap desa. Sesuai dengan hasil rapat dengan dinas kesehatan tahun yang lalu.

Baca Juga  Aktifis Anti Korupsi : Tangkap Aspirator Dana Hibah LPJU Jatim yang Merugikan Negara Rp 40,9 Miliar

” Selain mobil ambulans puskesmas, tahun ini DPRD Lamongan juga berharap agar setiap desa memiliki mobil sehat. Peruntukannya juga untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” imbuhnya.

 

(Ard)

News Feed