LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light pada Rabu (22/10/2025) dini hari. Patroli malam ini menyasar sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 00.15 WIB tersebut dipimpin oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Tikung, Aiptu I Budi S. Ia bersama tiga anggota lainnya — Aiptu I Ketut GB, Aiptu Aan Taufani, dan Aipda Yateno — menyisir kawasan yang dianggap memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
Patroli dimulai dari perbatasan Tikung–Kembangbahu, dilanjutkan ke perbatasan Tikung–Lamongan, kemudian menyambangi kawasan Masjid Namira serta area Perumahan TKB. Tim juga memantau situasi di sepanjang jalur poros Tikung yang kerap dilalui warga pada malam hari.
Selain itu, petugas turut mengawasi aktivitas di sekitar SPBU Tikung dan beberapa lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul anak muda. Sasaran utama patroli meliputi pencegahan aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, konsumsi minuman keras, hingga potensi gesekan antar kelompok masyarakat.
Aiptu I Ketut GB menjelaskan bahwa patroli malam tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, kegiatan seperti ini rutin digelar terutama pada jam-jam rawan. “Kami ingin memastikan warga merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, serta menekan angka pelanggaran hukum di jalan raya,” ujarnya.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi keamanan di wilayah Tikung dan sekitarnya relatif kondusif. Tidak ditemukan pelanggaran menonjol maupun aktivitas mencurigakan selama patroli berlangsung. Kendati demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan jika mendapati hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH, menyatakan bahwa kegiatan patroli Blue Light akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen Polsek Tikung dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli seperti ini akan kami lakukan secara rutin dan menyesuaikan dengan dinamika situasi di lapangan. Tujuannya agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi dan merasa terlindungi,” ucap AKP Anang.
Ia menambahkan, sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan unsur keamanan lainnya menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang tertib dan bebas gangguan. Polsek Tikung, kata dia, terus mendorong pendekatan humanis agar hubungan antara polisi dan warga semakin harmonis.
“Dengan patroli malam, kami ingin memastikan keamanan warga, sekaligus mencegah terjadinya balap liar, pesta miras, dan tindak kejahatan lainnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi menjaga lingkungan masing-masing,” tutupnya.










