SAMPANG – Qurrotu Ayun salah satu warga di dusun Tlambah tengah Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang Sampang Madura Jawa Timur yang mempunyai jiwa bisnis mumpuni
Apalagi didukung dengan kemampuan akademis yang selama ini diperoleh dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan
Sehingga tidak heran jika anak ke 3 dari 4 bersaudara pasangan Buhim dan Azisah ini dipercaya mengelola usaha keluarga yang sudah dijalani selama 7 tahun
Saat melakukan koordinasi pendampingan di ruang Tenaga Konsultan Bisnis (TKB) Diskumnaker Sampang kamis 22/10 ibu muda suami dari Mulyadi Syam, Qurrotu Ayum mengaku ingin bertemu Anggota TKB Kecamatan Karang Penang guna koordinasi dan meminta petunjuk terkait pengembangan usaha yang dilakukan
Menurutnya sejak Pandemi Covid-19 terjadi penurunan pendapatan secara draatis, termasuk faktor persaingan dari warga setempat yang banyak membuka usaha dengan jenis sama yaitu pasar ritail lokal
“Biasanya laba bersih setiap bulannya berkisar 1,5 juta sampai 2 juta, sejak Pandemi Covid-19 hanya 500 ribu,”ujarnya
Dijelaskan oleh Ibu dari Najma an Nahda Syam ini, sejak mengelola uaaha keluarga berupa toko retail yang menyediakan sembako, rokok serta kebutuhan lainnya itu mulai memaksimalkan pola managemen usaha yang terpisah dengan managemen keluarga
Selain itu melayani pesanan pembeli dengan diantar ke rumah free ongkir serta menjalin kemitraan dengan salah satu Perusahaan rokok
Ditambahkan, selanjutnya akan membangun kemitraan dengan OPD terkait yang meangani masalah pengembangan usaha dari UMKM di Sampang.
(Zainul/Her/RadarBangsa.co.id)










