LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung, Kabupaten Lamongan, meningkatkan patroli malam hari atau Blue Light Patrol untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli ini difokuskan pada sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi aktivitas masyarakat sekaligus berpotensi menimbulkan gangguan kriminalitas, terutama pada jam rawan dini hari.
Kegiatan berlangsung pada Senin (22/9/2025) mulai pukul 00.15 WIB hingga menjelang subuh. Petugas menyisir beberapa lokasi strategis, di antaranya perbatasan Tikung–Kembangbahu, perbatasan Tikung–Lamongan, kawasan Masjid Namira, SPBU Tikung, dan Perumahan TKB.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo SH melalui Kanit Sabhara, Aiptu I Ketut GB, menegaskan patroli blue light ini merupakan bagian dari langkah preventif aparat kepolisian.
“Patroli ini kami gelar secara rutin, khususnya pada jam rawan, untuk mencegah balap liar, penggunaan knalpot brong, peredaran miras, gesekan antar kelompok, hingga tindak kriminalitas lainnya,” ungkapnya.
Menurut Ketut, titik-titik sasaran dipilih berdasarkan hasil pemetaan kerawanan. Perbatasan antar kecamatan dan jalur poros Tikung dinilai memiliki potensi gangguan karena menjadi jalur keluar-masuk masyarakat.
Ciri khas dari patroli ini adalah sorotan lampu biru mobil polisi yang menyala terang di sepanjang jalur. Selain berfungsi sebagai tanda visual, lampu tersebut juga menjadi pesan simbolis agar masyarakat merasa terlindungi.
“Dengan lampu biru yang menyala, masyarakat bisa langsung tahu ada polisi berpatroli. Hal ini sekaligus memberi rasa tenang bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari,” jelas Ketut.
Patroli dipimpin oleh Aiptu I Budi S bersama personel jaga, yakni Aiptu Aan Taufani dan Aipda Yateno. Selain berkeliling memantau situasi, mereka juga berdialog dengan warga yang ditemui di sepanjang jalur patroli.
Personel turut mengimbau agar masyarakat segera melapor jika menemukan tanda-tanda gangguan kamtibmas. “Respon cepat bisa kami lakukan kalau ada laporan langsung dari masyarakat. Karena itu, kami minta warga jangan ragu untuk menghubungi polisi,” tegas Ketut.
Polsek Tikung memastikan kegiatan patroli blue light akan terus digelar secara rutin, bukan hanya saat ada peningkatan aktivitas masyarakat. Program ini sekaligus menjadi sarana membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghadirkan rasa aman sementara, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab kita semua,” tutup Aiptu I Ketut GB.










