oleh

330 Pengemudi Terdampak Covid-19 di Kediri Terima JPS

FOTO  : Dari kiri, Ketua DPC Organda Kediri, Wiko Winarno dan Eko Irianto, Kasi Operasional UPT LLAJ Kediri, Dishub Provinsi Jatim.

.

KEDIRI- Sejumlah 330 anggota Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) terdampak pandemi Covid-19, menerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

.

Untuk penyaluran bantuan, dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), bertempat di kantor UPT LLAJ Kediri, Dishub Provinsi Jatim, jalan PK Bangsa, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (22/8)

Baca Juga  Baru Dilantik, ASN Lapas Tuban Nekat Gantung Diri di Kamar Rumah

.

Ketua DPC Organda Kediri, Wiko Winarno, mengatakan, kegiatan ini merupakan program kepedulian Pemerintah yang diajukan oleh DPD Organda Jatim, untuk meringankan beban para pengemudi diwilayah Kediri.

.

” Melalui program Bantuan Pangan Jaring Pengaman Sosial ( JPS) Provinsi Jawa Timur untuk Organda Jatim, masing- masing penerima mendapatkan bantuan Rp 400 ribu, per orang” kata Wiko Winarno, saat ditemui dilokasi.

.

Lebih jauh, Lelaki yang juga Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Gerindra , juga menguraikan, harapan besar dari bergulirnya program JPS, bisa sedikit meringankan beban sesama.

Baca Juga  Munculkan Minat Pembeli, Pameran Produk Olahan Ikan Digelar di Mall

.

” Meski bantuan yang diberikan tidak seberapa, minimal bisa mengurangi beban para pengemudi di masa pandemi Covid-19 saat ini” pungkasnya.

.

Sementara, Eko Irianto, Kasi Operasional UPT LLAJ Kediri, Dishub Provinsi Jatim, mengatakan, dipilihnya kantor UPT LLAJ Kediri sesuai intruksi dari Pusat agar menyediakan tempat untuk pembagian bantuan JPS.

.

” Pembagian dilakukan di kantor kami agar memudahkan koordinasi. Disisi lain, para pengemudi penerima program JPS juga belum pernah mendapatkan bantuan, sesuai yang diisyaratkan oleh Pemerintah” ucapnya.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri, Komisi IX DPR RI Minta Peredaran Kue Lebaran & Parcel Diawasi

.

Sekedar diketahui, pembagian yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB, berjalan aman dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan. Dimana, para penerima wajib mencuci tangan dan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun.(ary)

News Feed