Surabaya – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto resmi menyampaikan, PPKM Mikro diperpanjang hingga 8 Maret 2021. Namun hingga kini, kampung tangguh di Kota Surabaya masih belum direaktivasi.
Meski belum diberikan bantuan kepada kampung tangguh, Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, masyarakat tetap terus bersama-sama mengendalikan penyebaran Corona.
“Ya tetap, jadi daya juang masyarakat ini harus terus dipompa, bagaimana caranya untuk sama-sama menghadapi dan mengendalikan angka penyebaran COVID di Kota Surabaya,” kata Irvan saat dihubungi detikcom, Minggu (21/2/2021).
Pemberian bantuan kepada kampung tangguh di Surabaya masih belum dipastikan kapan. Hal tersebut menunggu kebijakan dari wali kota terpilih.
“Untuk lebih lanjut kita tunggu kebijakan. Yang jelas kebijakan dari wali kota terpilih,” ujarnya.
Meski bantuan kampung tangguh belum diberikan, Irvan mengatakan jika dana tahun lalu telah diberikan. Sebanyak 650 kampung tangguh di Kota Pahlawan sudah menerima.
“Untuk tahun ini kita menunggu ya,” tambahnya.
Diketahui, bantuan untuk kampung tangguh tidak dalam bentuk uang. Melainkan bentuk kebutuhan yang ada pada kampung tangguh tersebut. Seperti disinfektan, hand sanitizer, sprayer, masker dan lainnya. (*/cr4)
Sumber : news.detik.com










