MAGETAN | JATIM.SIBERINDO.CO – Persemag Magetan menggelar seremonial pelepasan para pemain dengan acara closing sederhana, setelah berlaga di musim Liga 3 Regional Jatim 2021, dan kalah di babak 32 besar melawan PSPK Pasuruan beberapa waktu lalu.
Seremonial tersebut sebagai pengantar closing pemain Persemag yang dihadiri oleh seluruh Manajemen Persemag, Askab Magetan, serta official dan seluruh pemain, di Wedangan Joglo Kabupaten Magetan, Sabtu (18/12/2021).
“Ini sebagai acara penutupan, bahwa Persemag Magetan telah menunjukkan sebuah babak baru di dunia persepakbolaan di kancah Jawa Timur. Walupun Persemag harus kalah di babak 32 besar Liga 3 Jawa Timur. Semua itu sebuah prestasi yang membanggakan bagi Persemag, khususnya warga Kabupaten Magetan,” kata Arif Mustofa, selaku Funder Persemag Magetan, yang ikut dalam acara tersebut.
Atas capaian tersebut, Arif menyebut, akan terus mengembangkan skuad Macan Lawu Magetan (julukan Persemag red), untuk persiapan di musim tahun depan dengan melakukan transformasi club sepak bola secara profesional.
“Sebenarnya tujuan kita tidak Liga 3, dan ini menjadi kejutan karena Persemag bisa lolos ke babak 32 besar Liga 3 Jatim. Tentunya menjadi pemicu bagi seluruh pengurus maupun official untuk menggapai harapan tersebut di tahun 2022 mendatang,” jelas Arif Mustofa, Sabtu (18/12).

Menanggapi hal itu, Persemag Magetan akan melakukan perbaikan infrastruktur mulai dari pembinaan para pemain, kepengurusan manajemen dan official. Selanjutnya, kerangka tim yang sudah terbentuk ini akan dikembangkan untuk persiapan musim berikutnya selama dua tahun kedepan.
“Untuk memenuhi target tahun 2023 mendatang, pengalaman di musim 2021 sudah kita evaluasi, dan yang kurang akan kita perbaiki,” ungkap Funder Persemag, sekaligus Owner Mojosemi Forest Park ini.
Arif berharap, kedepan pengurus dan manajemen Persemag, agar bisa membuat program yang tepat untuk pembinaan terhadap para pemain junior maupun yunior, baik dari segi fisik, mental, maupun skil bagi skuad Persemag Magetan.
“Nantinya juga akan ada seleksi pemain lagi dengan menerapkan sistem kompetisi. Jadi system gugur, siapa pemain yang paling baik bakal ikut bergabung dengan Persemag,” tandasnya. (Ren)










