oleh

Komisioner KPU Jawa Timur Nurul Amalia: Pilkada Serentak Memasuki Tahapan Krusial

MINGGU ini menjadi tahapan paling krusial dalam tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2020 mendatang. Bagaimana KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jatim melakukan kinerja berikut wawancara Wartatransparansi.Com group newsroom siberindo.co dengan komisioner Nurul Amalia, S.Si, Divisi Data dan Informasi, Sabtu (17/10/2020):

Assalamualikum warahmatullohi wabarokatuh, selamat sore mbak Nurul?

Wassalamualikum warahmatullohi wabarokatuh, selamat sore, eh tumben wartawan senior masih bertanya-tanya.

Bagaimana persiapan menjelang Pilkada serentak?

Ya…, alhamdulillah sehat wal afiat dan bisa melaksanakan kinerja atau kegiatan sesuai dengan jadwal. Kemarin malam di KPU Surabaya juga dalam rangka memantau persiapan Pilkada serentak 2020 ini.

BACA JUGA:  Tommy Kurniawan : Pacitan Menangkan Paslon No Urut 2 MBOIS

Minggu ini kinerja apa paling penting?

Tahapan pada Pilkada serentak tahun 2020 ini, memasuki tahapan yang cukup krusial, yaitu penetapan DPT. Ada 8 kab kota yang melakukan pleno penetapan DPT pada tanggal 16 Oktober 2020, ini merupakan hari terakhir untuk penetapan DPT, sementara 11 kab/kota sudah melaksanakan pleno penetapan DPT pada tanggal 14 dan 15 Oktober lalu.

Bagaimana hasilnya?

Kita tetap berhasil dengan hasil yang terbaik. Oleh karena itu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang disusun kali ini, diharapkan menjadi data yang lebih akurat dan valid.

BACA JUGA:  KPU Kab. Kediri Sampaikan Hasil Verifikasi Syarat Bapaslon Bupati & Wabup

Caranya?

Sebelum ditetapkan menjadi DPT, sewaktu dalam tahapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan ke publik untuk mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Inilah kesempatan peran pemilih di wilayah Pemilukada ikut memberikan informasi dan keterangan untuk mendukung Pilkada sesuai harapan.

Harapannya?

Agar bisa menjaring tanggapan dari masyarakat secara masif dan maksimal. Selain itu, KPU menggelar uji public, bahwa DPS yang di dalamnya melibatkan tokoh masyarakat, seperti RT dan RW, juga wakil parpol dan jajaran Bawaslu di tingkat bawah bagian dari proses demokrasi.

BACA JUGA:  Tolak Omnibus Law, Mahasiswa PMII dan GMII Datangi DPRD Pamekasan

Bagaimana respon masyarakat?

Alhamdulillah respon masyarakat terhadap uji publik cukup baik. Bahkan masukan berupa pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan pemilih yang belum masuk ke DPS, semua ditampung dan dicek sesuai dengan data yang ada.

Rencananya kapan DPT diumumkan?

DPT ini akan diumumkan ke publik berupa by name pada tanggal 28 Oktober. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan baik, sekaligus menjadi data akurat untuk Pilkada serentak di 19 Kab/kota di Jatim pada 9 Desember mendatang. (djoko tetuko/jt)

News Feed