oleh

Terobosan Baru RSUD Magetan, Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Si Anoman, Pandawa dan Doa Ku

Magetan | Jatim.siberindo.co – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan Jawa Timur, meluncurkan inovasi pelayanan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Selain layanan kesehatan, Rumah Sakit plat merah tersebut juga melaunching terobosan baru kepemilikan BPJS Kesehatan dan Dokumen Keluargaku (Doa Ku). Yaitu Layanan 4 in 1 (Bayi Lahir Pulang Bawa Akta Kelahiran, KIA, KK Baru & Kartu BPJS Bayi Sementara).

Sedangkan inovasi layanan kesehatan RSUD Magetan diantaranya Si Anoman (Sistem Pengantaran Obat, Aman, Tanpa Antrian) dan Pandawa (Pendaftaran Online via WA).

“Inovasi ini bekerja sama dengan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Kab. Magetan dan BPJS Kesehatan yang sudah berjalan sejak Desember 2021 lalu,” kata dr.Catur Hidayat, selaku Plt Direktur RSUD Sayodiman Magetan, Senin (18/4/2022).

Catur menjelaskan, Si Anoman adalah Inovasi yang bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia untuk melayani antar obat pasien rawat jalan dengan biaya Rp 10.000 bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Kabupaten Magetan.

Baca Juga  Sinergitas TNI-Polri dengan Latihan Bersama Para Pendekar dan Penandatanganan Deklarasi
Bupati Magetan Menyerahkan Secara Simbolis Dokumen Keluargaku Kepada Pasien. (Bayi Lahir Pulang Bawa Akta Kelahiran, KIA, KK Baru & Kartu BPJS Bayi Sementara).

“Untuk layanan Pandawa, masyarakat dapat melakukan pendaftaran online melalui WA 08113040990, untuk mendapatkan layanan kesehatan di poliklinik RSUD Magetan, sehari sebelum pemeriksaan medis dari dokter yang dibutuhkan,” jelas Plt Direktur RSUD Magetan kepada awak media, (18/4).

Baca Juga  Sewa TKD Desa Balet Baru Jember Berakhir Laporan Polisi, Ada Apa?

Sementara itu, Bupati Magetan Suprawoto yang ikut hadir menyampaikan, selamat atas inovasi RSUD Sayidiman Magetan dalam memudahkan layanan kepada masyarakat. Semoga apa yang kita rencanakan, apa yang kita upayakan semakin baik untuk pelayanan di RSDS ini.

“Dengan kecepatan teknologi, kita harus tanggap dan diperlukan ketelitian sekaligus kecepatan dalam pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Karena ini menyangkut nyawa manusia,” tandas Bupati Magetan. (Ren/Red)

News Feed