SUMENEP – Dalam rangka study banding dan konsultasi koperasi wanita (Kopwan) syariah, dinas koperasi dan usaha mikro (Diskop UM) kabupaten Sumenep melaksanakan kunjungan ke kantor pusat Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Maal wat Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Jawa Timur di kecamatan Gapura kabupaten Sumenep Jawa Timur.
Turut hadir dalam acara tersebut direktur KSPP BMT NU Jatim, kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kabupaten Sumenep, kepala bidang pemberdayaan UMKM beserta jajarannya, peserta dari 15 unit koperasi wanita di kabupaten Sumenep. Rabu (16/12/2020).
Masyudi Kanzillah direktur utama KSPP BMT NU Jatim dalam sambutannya menyampaikan terimaksih atas kepercayaan dinas koperasi dan usaha mikro pemerintah kabupaten Sumenep kepada BMT NU Jawa Timur untuk menjadi tempat konsultasi dan tempat sharing guna melakukan ikhtiar bersama sama, melakukan gerakan ekonomi secara berjama’ah menuju kesejahteraan umat yang diridho’i Allah Swt.
“Tentu harapan kami konsultasi ini tidak hanya sebatas 2 hari ini, tapi kami akan buka pintu selebar lebarnya untuk peserta dan seluruh koperasi di kabupaten Sumenep, sehingga Sumenep menjadi percontohan gerakan ekonomi berbasis syariah,” harapnya.
Lebih lanjut Masyudi berharap kepada para peserta agar dapat memanfaatkan waktu semaksimal mungkin.
“Kegiatan kami konsep pada pagi hari ini teori, nanti sore dan besok acara study lapang sehingga peserta bisa menyerap teori dan praktek. Karena di Sumenep ada 17 kantor cabang BMT NU yang dapat dimanfaatkan, maka kami buka pintu selebar lebarnya kantor cabang mana saja yang mau digunakan,” pungkasnya.
Sustono, kapala dinas koperasi dan usaha mikro kabupaten Sumenep dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang luar biasa atas prestasi serta berkenannya menerima dinas koperasi dan usaha mikro kabupaten Sumenep untuk melakukan konsultasi dan study lapang berkaitan dengan koperasi wanita syariah.
“Di kabupaten Sumenep ini ada 1609 dari berbagai macam koperasi dan ada 334 koperasi wanita. Jadi inilah kemudian menjadi penting untuk terbentuknya koperasi wanita syariah,” jelasnya.
Selanjutnya kata Sustono, melalui konsultasi ini saya menyambut baik apa yang disampaikan pak direktur bahwa tidak hanya sebatas 2 hari ini kita berkonsultasi. Maka dalam kesempatan ini saya memohonkan izin untuk KSPP yang ingin berkonsultasi setelah kegiatan saat ini.
Secara terpisah Lisa Bertha Soetedjo Kabid Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa gelar acara study banding ke BMT NU Jawa Timur dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 10 dan 11 Desember 2020.
“Kegiatan hari pertama di kantor pusat BMT NU Jatim, hari kedua di 5 lokasi yakni kantor pusat BMT NU, kantor cabang Dungkek, kantor cabang Batang-Batang, kantor cabang Paberasan dan kantor cabang Kota Sumenep,” pungkasnya.
(ONG/RadarBangsa.co.id)










