oleh

Polsek Tikung Tegaskan Keamanan Sholawatan Khitanan di Wonokromo

LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung bersama unsur TNI, Satpol PP, Banser, dan Linmas menggelar pengamanan kegiatan sholawatan dalam rangka hajat khitanan warga di Dusun Gabus, Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa malam (16/9/2025). Acara keagamaan yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB itu dihadiri ratusan warga dari berbagai daerah sekitar.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH melalui Aiptu Sukardi menegaskan bahwa aparat melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup demi memastikan acara berjalan aman dan tertib.

“Kami melibatkan unsur TNI dari Koramil, Satpol PP, Banser, Linmas, serta perangkat desa. Sinergi ini penting agar jalannya sholawatan bisa lancar tanpa gangguan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir Briptu Dwi Ba’i dari Polsek Tikung, Sertu Rianto dan Sertu Nurkhosim dari Koramil, Suwanto dari Satpol PP, serta delapan anggota Banser dan delapan Linmas.

Menurut Sukardi, selain pengamanan fisik, aparat juga melakukan koordinasi dengan tuan rumah, yakni keluarga Bapak Saiful, serta para tamu undangan. Upaya ini dilakukan untuk mengajak seluruh pihak menjaga ketertiban selama acara.

“Alhamdulillah, sepanjang kegiatan tidak ada tanda-tanda kerawanan. Situasi berlangsung aman, damai, dan penuh kekhidmatan. Tidak ditemukan indikasi keterlibatan kelompok perguruan silat ataupun potensi gesekan lain,” terangnya.

Pengamanan semacam ini, lanjut Sukardi, merupakan wujud pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus bagian dari menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tikung.

“Kami selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial, budaya, maupun keagamaan. Harapannya, masyarakat merasa tenang dan nyaman saat melaksanakan acara,” jelasnya.

Selain menjaga jalannya acara, aparat juga memberikan imbauan kepada warga agar terus menjunjung tinggi ketertiban. Hal ini menjadi langkah preventif untuk mengurangi potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

Aiptu Sukardi menambahkan, kolaborasi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat sangat diperlukan dalam setiap kegiatan berskala besar.

“Sinergi seperti ini adalah kunci. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis setiap kegiatan masyarakat bisa berlangsung tertib dan penuh kedamaian,” tegasnya.

Acara sholawatan pun berakhir pada pukul 23.00 WIB tanpa kendala berarti. Keberhasilan pengamanan ini dinilai sebagai contoh nyata bagaimana kerja sama antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, hingga organisasi masyarakat mampu menciptakan suasana aman di tengah kegiatan warga.

“Semoga ke depan, setiap acara masyarakat di Kecamatan Tikung selalu berjalan kondusif sekaligus semakin mempererat silaturahmi antarwarga,” pungkas Aiptu Sukardi.

News Feed