oleh

Terancam Gagal Panen, DTPHP Siapkan Asuransi dan BLT, Ketua DPRD Lamongan Tidak Ada Respon

LAMONGAN, jatim.siberindo.co – Menyikapi gagal panen petani tembakau tahun ini, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Lamongan sedang menyiapkan asuransi atau Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Keluhan petani saat ini menjadi perhatian Dinas TPHP untuk memberikan bantuan BLT atau asuransi kepada para petani tembakau yang alami gagal panen,” kata Plt DTPHP Lamongan, Sujarwo, Jumat (17/09).

Sujarwo menjelaskan, saat ini sedang dirumuskan untuk bisa dicairkan pada tahun anggaran 2022 nanti, yang sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 206/PMK.07/2020.

“Dengan pembayaran premi menggunakan dana bagi hasil cukai. Saat ini kami masih mempelajari aturan penggunaan dana bagi hasil cukai untuk membayar premi asuransi pertanian,” ucap dia.

BACA JUGA:  Polsek Lamongan Kota Amankan Pelaku Penganiayaan Ketua RT

Menurut dia, dengan adanya wacana bantuan kepada petani tembakau tersebut, sehingga bisa mengurangi kerugian yang dialami petani tembakau akibat cuaca maupun serangan hama.

“Selama beberapa hari ini memang cuaca tidak menentu, kurang mendukung untuk tanaman tembakau. Sehingga saat masa panen tiba, tanaman tembakau kualitasnya juga kurang maksimal,” tuturnya.

Dia menambahkan, pada tahun anggaran 2020 mendatang, alokasi dari dana bagi hasil cukai diharapkan bisa lebih berpihak kepada para petani tembakau.

BACA JUGA:  Kejari Lamongan Masih Telaah Kasus Dugaan Penyelewengan DD Desa Kuro Tahun 2019-2020

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan, Abdul Ghofur saat dimintai tanggapan berkaitan dengan adanya gagal panen para petani tembakau yang berada di dapilnya, beliau tidak merespon sama sekali.

 

 

 

 

 

 

(RB/SMSI)

News Feed