oleh

Pengerjaan Proyek Saluran Irigasi Bondowoso Mengecewakan

BONDOWOSO – Pengerjaan proyek bangunan saluran irigasi yang dilaksanakan CV. Aulia di Desa Kejayaan, Kecamatan Pujer, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso mengecewakan. Pasalnya, dimensi saluran irigasi dirancang dengan lining beton, akan tetapi lantainya sebagian menggunakan tulangan bilik bambu.

Anggota komisi III DPRD Kabupaten Bondowoso, Fery Firman Syah dari Fraksi Partai Demokrat kecewa terhadap bangunan proyek senilai Rp 144 juta yang sempat viral itu.

“Ini garapannya bagaimana, kok sampai viral menggunakan bilik bambu. Lho main ya main tapi jangan gitu. Ini uang rakyat kok dipakai mainan,” kata anggota komisi III, Fery seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co, Senin (16/11).

Di samping itu, Fery berang. Pasalnya, lantai bangunan saluran yang seharusnya kuat usai mengering, justru mudah mengelupas ketika dialiri air.

Baca Juga  11.208 Siswa Calon Bhayangkara Ikuti Tes Pendidikan Pembentukan Bintara Polri

Campuran semen (PC) yang tidak begitu kuat membuat lantainya yang ada di dalamnya begitu mudah untuk mengelupas.

Tak puas dengan kinerja kontraktor, dia merekomendasikan bangunan lantai yang sempat viral itu untuk digali. Setelah dilakukan penggalian, bilik bambu yang sempat viral itu sudah tidak ada alias diganti kawat besi. (tif/petisi.co)

News Feed