oleh

Pemkab Trenggalek Akan Bangun Kembali Tembok SDN 2 Karanggandu Yang Jebol

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek akan membangun kembali dengan standart bangunan tembok sepanjang 35 meter penahan bangunan SDN 2 Karanggandu yang jebol. Tembok penahan bangunan jebol setelah diterjang bencana Banjir di Kecamatan Watulimo, Minggu (15/11/2020).

“Menurut pak Kadisdikpora tembok ini tidak ada stros. Sehingga kita harapkan nanti bangunan pagar dan saluran memenuhi standart kualitas bangunan yang ada,” kata Pjs. Bupati Trenggalek, Benny Sampirwanto seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co.

Slain itu lebar saluran juga perlu diperhatikan, pasalnya bangunan sebelumnya adalah sumbangan dari wali murid.

“Yang paling penting juga buku-buku dan peralatan yang rusak bisa diadakan untuk para siswa, sehingga mereka bisa belajar lagi,” tutup Benny Sampirwanto.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto menaksir kerugian akibat bencana ini sekitar Rp. 150 juta.

Baca Juga  Plt Bupati Jember: Kehadiran Santri di Tengah Masayarakat Sangat Penting

Kadisdikpora sangat berterima kasih atas tinjauan langsung dari Pjs. Bupati Trenggalek. Rencananya pihaknya akan segera mengusulkan upaya penanganan, karena BPBD telah menetapkan kejadian ini sebagai bencana.

Sebelumnya hujan lebat sejak sore yang mengguyur Kecamatan di pesisir Selatan Jawa ini mengakibatkan bencana Banjir disejumlah tempat. Selain bangunan tembok pagar SDN 2 Karanggandu jebol, Banjir juga menggenangi sejumlah ruangan kelas. Akibatnya beberapa peralatan sekolah hingga beberapa buku pelajaran rusak terendam air. (par/petisi.co)

News Feed