LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Polsek Tikung bersama Koramil, Satpol PP, dan tenaga medis Puskesmas Tikung menggelar screening kesehatan terkait HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Tikung, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk menekan potensi penularan penyakit menular seksual sekaligus memastikan kesehatan masyarakat.
Screening dilaksanakan sejak pukul 09.30 WIB di sejumlah titik, antara lain Perum Griya Permata Insani (GPI) dan Warkop Pasar Hewan. Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, melalui Aipda M. Fathurozi AR menekankan pentingnya kegiatan tersebut.
Tim gabungan terdiri dari Brigadir Widia (Polsek), Koptu Teguh dan Kopda Agus (Koramil), Huda (Satpol PP), serta dua tenaga medis Puskesmas Tikung. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap lima wanita yang bekerja sebagai LC dan pemilik warung kopi.
“Hasil screening menunjukkan semua negatif HIV/AIDS. Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Anang.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang kesehatan reproduksi dan bahaya penyakit menular seksual. Kapolsek menegaskan kerja sama lintas instansi akan terus diperkuat demi menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan aman.
Cegah Penularan HIV/AIDS, Polsek Tikung Bersama Puskesmas Gelar Pemeriksaan Kesehatan
Polsek Tikung, Koramil, Satpol PP, dan Puskesmas Tikung berkolaborasi melakukan screening HIV/AIDS bagi warga di kawasan Perum Griya Permata Insani (GPI) dan Warkop Pasar Hewan, Selasa (16/9/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini menyasar kelompok rentan sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan seksual. Petugas gabungan memeriksa lima wanita pekerja LC serta pemilik warkop. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif HIV/AIDS.
“Deteksi dini sangat penting agar penyebaran penyakit bisa dicegah sejak awal. Alhamdulillah, hasil tes kali ini semuanya negatif,” kata Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo.
Suasana selama kegiatan berlangsung aman dan tertib. Selain pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan penjelasan langsung dari tenaga medis mengenai cara pencegahan HIV/AIDS.
Menurut Kapolsek, sinergi antara aparat keamanan dan tenaga kesehatan akan terus ditingkatkan. “Kolaborasi ini bukan hanya menjaga kesehatan, tetapi juga menciptakan rasa aman di masyarakat,” tambahnya.








