oleh

Dukung Transformasi Kesehatan, Dinkes Magetan Kampanyekan GERMAS Pencegahan PTM

Magetan | jatim.siberindo.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, secara masif melakukan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya di wilayah Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Jumat (16/5/2025).

Kepala UPT Puskesmas Taji, dr. Arif Ilhadi melalui dr. Bhetari Pusponing Fadhli menjelaskan bahwa, Germas ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Salah satunya tentang pentingnya gaya hidup sehat dan mencegah terjadinya penyakit.

“Sosialisasi Germas ini untuk menyadarkan masyarakat terkait kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. Seperti, stroke, hipertensi, jantung dan lain sebagianya,” terangnya.

Baca Juga  Wagub Emil Dardak Minta IPHI Sidoarjo Wujudkan Pemberdayaan Umat

Tema Sosialisasi Germas ini sangat penting dalam mendukung transformasi kesehatan. Hal ini terkait dengan kondisi kesehatan masyarakat Indonesia yang masih rentan terhadap berbagai jenis penyakit tidak menular seperti Jantung, Kanker, Hipertensi, dan lain sebagainya.

Menurut dr. Bhetari, akhir-akhir ini di Indonesia banyak menderita PTM. Maka dari itu, sosialisasi Germas ini sangat penting dilakukan dalam upaya mendukung Transformasi Kesehatan.

“Saat ini masyarakat sekarang masih muda sudah sakit DM (Diabetes Militus). Hal ini disebabkan karena kurangnya menjaga hidup sehat, seperti kurang olahraga dan pola makan yang tidak sehat,” jelas dr. Bhetari, usai mengikuti senam bersama, di halaman pendopo Kecamatan Karas, (16/6).

Baca Juga  KPU Magetan Tetapkan Pasangan NIAT Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Sementara itu, Plt Camat Karas, Agung Setya Nugroho mengucapkan terima kasih kepada Dinkes Magetan yang telah mengkampanyekan Germas di wilayah Kecamatan Karas.

“Kita ikut dukung sepenuhnya sosialisasi Germas ini terkait dengan kondisi kesehatan masyarakat yang masih rentan terhadap berbagai jenis penyakit tidak menular,” ungkapnya.

Menurut Agung, Germas ini menjadi salah satu strategi yang dianggap efektif dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini.

Baca Juga  Selama 3 Bulan Denda Pelanggar Prokes di Surabaya Capai Rp 1,5 M

“Hal ini juga dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam mendukung transformasi kesehatan di Indonesia,” tutup Plt Camat Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pelaksanaan Germas tersebut diawali dengan senam bersama para ibu-ibu PKK, dilanjutkan sosialisasi Deteksi Dini (Skrining) Penyakit Tidak Menular, seperti pemeriksaan Tekanan Darah, Penimbangan Berat Bada, Pemeriksaan Gula Darah dan Kolesterol. (Rend/Adv)

 

 

 

News Feed