SUMENEP – Menjalang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan wakil Bupati Sumenep 2020, pemerintah kabupaten Sumenep menggelar acara silaturahmi kebangsaan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Sumenep. Gelar acara yang dilaksanakan pada hari Jum’at (13/11) di Hotel Utami Sumekar Jln. Trunojoyo no.51 Sumenep, dengan tema ‘Mewujudkan Pilkada Damai, Berkualitas dan Berintegritas’. Minggu, (15/11/2020).
Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si meminta para tokoh FKUB Kabupaten Sumenep harus berperan aktif menjaga kerukunan antar umat beragama guna menghindari konflik menjelang Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sumenep yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.
“Para tokoh FKUB Kabupaten Sumenep agar juga dapat memberikan saran dan masukan kepada partai pengusung, Pasangan Calon (Paslon) Pilkada dan tim susksesnya, serta saat berkampaye mencari dukungan hendaknya menjaga etika dalam berpolitik,” ungkap KH. A. Busyro Bupati Sumenep.
Lebih lanjut KH. A. Busyro menyampaikan bahwa Demokrasi bukan berarti bebas dan menghalalkan segala cara untuk memenangkannya seperti menjatuhkan orang lain dengan menfitnah, tetapi demokrasi itu memiliki etika berpolitik.
“Oleh sebab itu, para tokoh FKUB juga melakukan pendekatan dengan kearifan lokal untuk memberikan pendidikan politik yang beretika dan santun untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada, mulai tahapan awal sampai akhir.
Seluruh masyarakat harus memberikan pesan damai saat berkampaye di lingkungan sekitarnya, sehingga tidak mudah terprovokasi, karena pelaksanaan Pilkada damai menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.
KH. Mahfudz Rahman, Ketua FKUB Kabupaten Sumenep dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya siap ikut aktif mengawal dan mensukseskan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020, dengan menjaga kerukunan antar umat beragama ditengah perbedaan pilihan di masyarakat.
“Harapan kami, masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi hoax, dan tidak mudah terprovokasi guna menciptakan suasana Kabupaten Sumenep rukun dan damai,” pungkasnya.
(Zainul/ONG/RadarBangsa.co.id)










