oleh

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Tulungagung Paling Rendah di Jatim

TULUNGAGUNG – Dikatakan Gubernur Jawa Timur,  Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Tulungagung, persentase angka kematian akibat Covid-19 di Tulungagung nomer 1 paling rendah di Jawa timur (Jatim). Sedangkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Tulungagung masuk nomor 4 tertinggi di Jatim.

Lanjut Khofifah, pihaknya juga terus melakukan audit kematian yang disebabkan Covid-19.  “Karena kita berharap bahwa angka kematian karena Covid-19 bisa terus kita turunkan se Provinsi Jawa Timur,” tutur Khofifah saat isi sambutan di Pantai Klatak usai meninjau proyek JLS, seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co, Minggu (13/9/2020) sore.

Gubernur Khofifah mengajak semuanya untuk mengantisipasi dan menekan penyebaran Covid-19 agar melakukan langkah-langkah preventif antara lain memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman (physical distancing, social distancing), sering mencuci tangan, cek suhu tubuh dengan thermo gun.

Baca Juga  Cabai Jacko 99 Disukai Petani Karena Produktifitasnya Sangat Tinggi

“Oleh karena itu, berseiringan gas dan rem. Hari ini penyebaran Covid-19 belum berhenti. Oleh karena itu, kewaspadaan kita harus kita jaga bersama,” tandasnya.

Masih menurut Gubernur Khofifah menyebutkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini harus melakukan percepatan pergerakan pemulihan di sektor ekonomi. Namun, harus diikuti pula pengendalian penyebaran Covid-19.

Kondisi ekonomi di Jawa timur akibat dampak pandemi Covid-19. Dikatakannya, bahwa dampak pandemi Covid-19 ekonomi di Jawa timur mengalami kontraksi minus 5,90 persen.

Baca Juga  One Piece Chapter 1008 Di MangaPlus Minggu Depan

“Tetapi, minus 5,90 persen adalah kontraksi terendah se-Jawa. Daerah-daerah di Jawa ini ada yang mengalami PHK 31 persen ada yang 17 persen. Terendah itu 12 persen, tapi di Jawa timur Alhamdulillah PHK yang terjadi pada pandemi Covid-19 ini 4 persen,” jelasnya.

Gubernur Khofifah menerangkan dari yang sudah tersampaikan Presiden RI Ir Joko Widodo bahwa kita harus menggerakkan ekonomi tetapi seiring dengan upaya pengendalian Covid-19 yang terus waspada. “Maka ada gas dan rem, sekali lagi saya sampaikan gas dan rem,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga mengimbau kepada Camat dan Kepala Desa yang mempunyai basis sumber income dari wisata alam yang sudah mulai dibuka diharapkan kedepannya memperketat kontrol protokol kesehatan.

Baca Juga  LPML Lamongan Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan, Ini yang Hadir

Input Pantai Klatak luar biasa yang didukung semangat dari Kades juga kekompakkan warganya yang memberikan support, nantinya menjadikan Pantai Klatak akan mengalami kemajuan.

“Apalagi kalau lot 6 itu selesai, maka akses mereka yang memang mencari wisata yang berbasis pantai saya rasa akan memberikan dorongan kemajuan ekonomi yang bisa berdampak multiplay efeknya banyak sekali,” sambungnya.

Di acara tersebut, Gubernur Jatim Khofifah diikuti sekda Provinsi, Bupati Tulungagung juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim dan menyalurkan bantuan keuangan khusus (BKK) untuk pemberdayaan BUMDes ke beberapa Kades serta menyalurkan bantuan bantuan sosial lainnya. (par/petisi.co)

Komentar

News Feed