oleh

Diimingi Lolos CPNS Oleh Oknum Bidan, Uang 50 Juta Milik Warga Robatal Hingga Kini Tak Jelas

Sampang,-Malang benar nasib HR (53) warga kecamatan Robatal kabupaten Sampang Jawa Timur, bukannya keinginannya untuk menjadikan anaknya sebagai abdi negara menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tercapai, tapi malah uangnya hingga kini tak jelas

Peristiwa tersebut bermula saat HR bertemu temannya yang tak lain adalah oknum bidan dikawasan Ketapang berinisial WK, kepada HR WK berkata bisa membantu anaknya yang lulusan bidan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan syarat menyerahkan sejumlah uang untuk pengurusan

Karena percaya, HR pun menyerahkan uang sejumlah 50 juta rupiah dalam dua kali tahap, pertama sebesar 15 juta rupiah, kemudian kedua sebesar 35 juta rupiah

Baca Juga  Beragam Ocean Warga Sampang Sikapi Banjir yang Melanda

“dia (WK) yang saat itu menerima uang dari saya, ada buktinya kok saya diberi kwitansi penerimaan”,ujarnya Senin (12/4/21)

Seiring waktu yang dijanjikan anaknyapun tak kunjung dipanggil, HR pun mulai was-was dan mencoba bertanya, namun saat itu menurut HR dirinya hanya diperlihatkan nama-nama yang menurut suami WK sudah dipastikan masuk

“Waktu itu, suaminya menunjukan nama dan meyakinkan kalau anak saya dipastikan lulus”,ujarnya

Kekhawatiran HR terbukti, hingga berganti tahun, ternyata janji-janji manis itu tak bisa dibuktikan, bahkan hingga saat ini, yakni hampir 6 tahun lamanya, saat itulah dirinya sadar bahwa telah merasa ditipu

Baca Juga  Pelaku Investasi Bodong di Lamongan Diamankan Polisi

Yang membuat HR semakin bersedih, uang yang berasal dari uang pinjaman dari beberapa tetangga itu kini tak jelas, karena WK terkesan menghindar, dan nomor handphone yang dihubungi pun tak merespon

“Pernah diberi nomer WA, tapi dihubungi gak bisa, gak pernah respon”, imbuhnya

Hingga akhirnya Senin sore (12/4/21) HR bersama istrinya mencoba menemui WK dengan berpura-pura menjadi pasien dikediamannya

Rencana itupun berhasil, WK akhirnya berhasil ditemui, namun harapan HR untuk mendapatkan uangnya kembali tak jelas, kepada HR, WK berdalih bahwa dirinya juga menunggu uang yang juga belum dikembalikan oleh oknum kiai berinisial HL dikawasan Torjun

Baca Juga  Istimewa Target Dirut BPRS BAS Sampang yang Baru

“Nunggu bulan 6, ada 27 kordinator, bukan cuma saya”,ujarnya

Namun saat ditanya apakah bulan Juni tersebut uangnya akan kembali, WK tak menjelaskan, dirinya hanya berkata bahwa Koordinator sepakat mencabut

“Dari dulu, tak jelas begitu mas, makanya nanti akan saya tempuh jalur hukum”,imbuhnya

Yang lebih mengejutkan, dari pengakuan WK beberapa Koordinator yang disebutkan saat ini menduduki jabatan strategis di jajaran Pemerintah Kabupaten Sampang.(Agus)

News Feed