oleh

Potensi Kerumunan, Ribuan Masyarkat Ikuti Vaksinasi Serentak di GOR Ki Mageti

MAGETAN – Serbuan Vaksinasi Serentak dengan tema “Menuju Magetan Herd Imunity”, disambut antusias ribuan warga hingga menyebabkan kerumunan yang tak terbendung. Minggu (12/09/2021).

Dari pantauan media di lokasi, vaksinasi masal yang digelar oleh beberapa jajaran Forkopimda Magetan di GOR Ki Mageti, menjadi lautan manusia tanpa jaga jarak, seperti yang ditekankan pemerintah untuk mentaati protokol kesehatan seperti 3M (Memakai masker, Menjaga jarak aman, dan Mengindari kerumunan) sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan  masih terus berupaya menciptakan kekebalan komunal (Herd Imunity) dengan menggelar vaksinasi secara maraton. Ironisnya, upaya tersebut tidak didukung dengan pengetatan protokol kesehatan secara maksimal, salah satunya dengan menjaga jarak aman meskipun warga telah menggunakan masker.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Magetan Suprawoto yang hadir memantau jalannya vaksinasi itu mengatakan, banyaknya masyarakat yang berjubel hingga menyebabkan kerumunan, agar dimaknai dengan positif atas antusias warga untuk mendapatkan vaksin.

BACA JUGA:  Penemuan Mayat Mr.X Mengambang di Sungai Bengawan Solo
Suasana GOR Ki Magetan, Saat Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Magetan.

“Saya mohon maaf jika terjadi kerumunan akibat banyaknya warga yang antusias mengikuti vaksin. Namun demikian, ini harus kita maknai secara positif bahwa banyak masyarakat Magetan yang ingin sehat,” kata Suprawoto, disela-sela peninjauan Vaksinasi Serentak di GOR Ki Mageti, Minggu (12/09).

Dijelaskan Suprawoto, dalam kegiatan vaksinasi serentak dengan kuota sebanyak 20.000 dosis vaksin, pemerintah telah membagi tempat dan waktu pelaksanaan untuk menghindari kerumunan dalam mencegah penyebaran covid-19. Vaksinasi Serentak tersebut sebagian dilakukan 22 Puskesmas se-Kabupaten Magetan dengan kuota masing-masing 700 orang per Puskesmas, dan di GOR Ki Mageti tercatat 6800 orang dengan prioritas umur 50 tahun keatas, karena 20% masyarakat Magetan merupakan warga lansia.

BACA JUGA:  Pemkab Madiun Terapkan Protokol Kesehatan Bagi Jemaah Salat Iduladha di Masjid Quba

“Jadi, jangan dilihat sisi negatifnya, mari kita ambil sisi positifnya untuk perjuangan para nakes dan instansi terkait dalam melayani masyarakat untuk divaksin. Dan kegiatan ini akan menjadi evaluasi kami agar kedepan tidak terjadi kerumunan,” tandasnya. (Ren)

News Feed