oleh

“Lamaran si Daman” Masuk Nominator 6 Besar Inotek Balitbang Jatim

Magetan | Jatim.Siberindo.Co – Inovasi Lamaran Si Daman (Alarm Kebakaran Terkoneksi Pemadam Kebakaran) dari pelajar MAN 2 Magetan Jawa Timur, menuai prestasi.

Inovator dari siswa siswi pelajar tersebut berhasil masuk nominasi 6 besar se Jawa Timur, dalam perlombaan Inotek Award Balitbang Jawa Timur.

Siswa Siswi MAN 2 Magetan, Reza dan Giza, selaku Inovator Lamaran si Daman, Nominasi 6 Besar Inotek Balitabang Jatim.

Hal ini dibuktikan dengan penilaian tim juri dari perwakilan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Jatim, bersama Universitas Trunojoyo dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, untuk melakukan penilaian tahap II Inotek Award Balitbang Jatim tahun 2022. Bertempat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Magetan, pada Selasa (12/7/2022).

Baca Juga  Launching Gebyar Pelayanan Publik, DPMPTSP Magetan Optimalisasi PEPELING untuk Izin Usaha

“Pemenang inovator dari Kabupaten Magetan ada dua. Yakni inovasi Lamaran si Daman dari MAN 2 Magetan, dan Remot Control yang berasal dari masyarakat,” ujar Pesta Asni, Perwakilan Balitbang Jawa Timur, di MPP Magetan.

Ia juga menjelaskan, bahwa inovasi alarm pendeteksi kebakaran tersebut telah diujicoba di tiga (3) lokasi, dan langsung terkoneksi dengan nomor darurat pemadam kebakaran Magetan. “Uji coba telah teruji, karena langsung terdeteksi ke Pemadam Kebakaran,” ungkapnya.

Baca Juga  Polsek Tikung Dekatkan Diri ke Warga Lewat Dialogis Kamtibmas

Sementara itu, salah satu inovator dari Lamaran si Daman, Reza menjelaskan, bahwa alarm kebakaran yang diciptakan bersama temannya itu dikoneksikan dengan GSM. “Nanti kalau terdeteksi ada kebakaran, alat ini akan secara otomatis mengirimkan panggilan kepada nomor emergency yang tersimpan,” jelasnya, Selasa (12/7).

Selain itu, terciptanya alat tersebut, Reza dan Giza menyebut, tak luput dari bimbingan Yusuf Abidin, selaku guru di sekolah tempat menimba ilmu. Menurunya, selain dapat mendeteksi kebakaran, alarm ini juga ada yang khusus disetel untuk mendeteksi asap rokok.

Baca Juga  Panglima Nurhadi Salurkan Bantuan untuk Janda dan Lansia di Bumiayu

“Ada dua jenis alat, yang satu untuk mendeteksi sensor panas, satunya lagi untuk sensor  asap. Untuk sensor asap nanti penempatanya disesuaikan di area bebas asap rokok,” papar Reza. (Ren/Red)

News Feed