LAMONGAN,jatim.siberindo.co – Bayu Putra Andriyas (16) warga Dusun Jombok, Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi, dan M. Aril Fajrul Ilham (16) warga Dusun Karangpilang, Desa Kalipang, Kecamatan Sugio.
Pasalnya, kedua pelajar di Lamongan tersebut bernasib naas karena tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Kawedenan Desa/Kecamatan Sukodadi.
Kejadian laka lantas kereta api tersebut terjadi sekitar pukul 20.55 WIB, pada Rabu (10/11/2021) malam,” Kasi Humas Polres Lamongan Iptu Jinanto diungkapkan.
Setelah petugas Polsek Sukodadi mendapatkan informasi dari Khudori (49) petugas penjaga jalur kereta, di KM 178 +800 jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kawedanan Desa Sukodadi telah dilanggar.
“Petugas Polsek Sukodadi langsung bergegas mendatangi TKP dan mendapati 2 korban, salah satu dari kedua korban tersebut telah meninggal dunia.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban dan segera memberikan bantuan untuk korban yamg masih selamat,” ujar Iptu Jinanto, Kamis (12/11/2021) dinihari.
Dijelaskan oleh Iptu Jinanto, menurut keterangan dari saksi Khudori yang mendapat Informasi dari Masinis Irfan F KA Paecel utara barang No. Loko PLB297C dengan As Masinis Deni.
“Saat melewati jalur utara rel KA Kawedanan Desa Sukodadi dari arah timur merasa terjadi benturan.
“Akibat benturan keras itu korban bernama Bayu Putra Andriyas meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan korban bernama M. Aril Fajrul Ilham mengalami luka patah tulang kaki kiri,” terangnya.
Petugas Polsek Sukodadi juga mendapati sepeda motor Honda GL warna hitam Nopol S 2996 JF yang dikendarai dua korban dalam keadaan rusak berat.
Selain itu, kedapatan dua buah handphone milik korban dalam keadaan rusak. Selanjutnya, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut,” pungkasnya.
(iful/RB)










