Opini H. Makin Rahmat: Ketua SMSI Jatim
KESERIUSAN Pengurus Serikat Media Siber Indoensia (SMSI) menggerakkan roda organisasi, tanpa terasa menjadi magnet kuat memotivasi pengurus Cabang SMSI di level Provinsi mengikuti ritme dan terus menggeliat. Gojekan SMSI dibawah komando kapten Ketua Umum (Ketum), H. Firdaus Ansoeto dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HM. Untung Kurniadi, bak serangan sporadik tim sepakbola siap menjebolkan gawang lawan.
Komunikasi yang dibangun Ketum, memadukan kekuatan pertahanan memperkokoh konsolidasi anggota dengan mengajak para stopper (Ketua Cabang SMSI) melakukan bimbingan teknis (Bimtek) menyongsong era digital dan siber yang mengharuskan segera menyesuaikan diri dengan pola perusahaan pers yang manual ke arah milineal dan selalu di depan zaman.
Strategi mengelola newsroom dengan nama siberindo.co memberikan harapan adanya korporasi perusahaan siber/ online menampung berita, bagian dari subdomain siberindo berbentuk website yang tertaut dengan maindomain, senyawa dengan mengisi website-website yang dikelola oleh perusahaan pers siber dengan fasilitas template tertentu sehingga bukan sekedar memuat konglomerasi produk berita online, bisa menampung jenis iklan,pariwara dan keunggulan menyajikan konten menarik sebagai menu favorit untuk bersaing di era digital milineal.
Kemampuan kami tentu belum bisa mengimbangi kegesitan tenaga muda yang energik. Namun, keyakinan dan ikhtiar serta pengalaman menjadi pendorong untuk ikut andil memberikan konstribusi terhadap SMSI. Saya teringat, dengan kisah Isro’ Mi’raj Rasulullah, siapa bisa menyangka dan membenarkan terhadap mukjizat yang diberikan Sang Khaliq kepada Baginda Muhammad SAW. Dalam perjalanan di malam hari, mampu melewati antarnegara, dari masjidil Haram ke masjidil Aqso di Palestina. Selanjutnya, melanjutkan perjalanan Maha Dahsyat, ke shidrotul muntaha.
Saat itu, Rasulullah dianggap manusia ‘gila’ karena kisahnya hanya dianggap dongeng dan bualan belaka. Sebaliknya, bagi sahabat Abu Bakar As-Siddiq, begitu percaya dan membuat kalangan kaum Quraisy mencibir. Dari rentetan kisah Isra’ Mi’raj, Baginda diberikan kemampuan oleh Allah bisa memaparkan dan menjelaskan dengan detail, bagaimana fisik bangunan masjidil Aqso, termasuk jumlah pintunya. Kekaguman itu belum berakhir, karena ocehan dan ejekan masih terus mengalir, menganggap Muhammad bin Abdullah main sihir.
Setidaknya, tantangan dunia maya membuka cakrawala dunia hanya dalam genggaman gadget, HP, dan alat seluler yang memberikan ruang tanpa sekat dan penghalang untuk mengakses segala bentuk informasi. Inilah, saatnya SMSI memberikan setitik harapan. Walaupun kalkulasi akal masih menyanksikan, kalau dari niat tulus membangun bangunan kokoh informasi lintas batas dengan peran-peran perusahaan pers secara berjamaah, bukan hal mustahil menjadi mazab baru kiblat informasi siber yang mampu diunduh, diuplude dan disebarkan dengan gerakan massif.
Sekali lagi, komunikasi silaturahmi yang digalang Ketum Firdaus dan tim SMSI ‘memaksa’ kami yang gaptek terhadap teknologi informasi, harus mengikuti bimbingan teknis (bintek) secara Webinar Zoom sehingga cepat atau perlahan harus menguasai prosedur dan aturan yang bisa dijalankan.
Gerak cepat ini bergayung sambut. Beberapa pengurus SMSI merapatkan barisan, menyatakan diri tetap mendukung gerbong kepengurusan SMSI Jatim 2020-2025. Pertemuan di kantor PWI Jatim, Jumat (10/7/2020) menelorkan formulasi kepengurusan dan usulan melibatkan rekan jurnalis yang selama ini hanya wait and see terhadap keberadaan SMSI. Nilai plus, begitu SMSI secara sah menjadi konstituens Dewan Pers, pelaku bisnis perusahaan Media Siber mulai melirik dan mengakui eksitensi SMSI. Alhamdulillah, penunjukan Kordinator Wilayah (Korwil) sebagai garda di depan pembentukan Perwakilan di Kabupaten/ Kota menjadi penyemangat, SMSI harus berada di depan zaman.
Sosialisasi SK Resmi “Kabinet SMSI Jatim” dari Ketum dan Sekjen SMSI memberikan harapan baru, khususnya kepedulian advokat kondang Ahmad Riyadh UB, PhD, berkenan sebagai Ketua Dewan Penasehat, didukunga Wakil Ketua Dr. H. Tatang Istiawan, SH. MH. Posisi Sekretaris dipegang wartawan senior, H. Djoko Tetuko, MSi dengan anggota DR. H. Abdul Salam, SH, MH, Drs. H. Abu Bakar Yarbo dan Dr. H. Imron Mawardi, SP, MSi.
Begitu pula komposisi Pengurus Cabang SMSI Jatim. Dari sinilah, formulasi susunan kepengurusan harian SMSI Jatim 2020-2025 terbentuk. Saya dibantu Wakil Ketua Bidang Organisasi, Pendataan dan Verifikasi: Sokip, SH,. MH. (petisi.co), Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga: Heri Dwi Wahyudi (suarapubliknews.net), Wakil Ketua Bidang Hukum, Arbitrasi dan Legislasi: Aris Wahyudianto, SH., MH. (klikjatim.com), Wakil Ketua Bidang Usaha dan Bisnis: H. Effendi, SH.,MH. (beritalima.com), Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan IT: Turmuji (lenteratoday.com), Wakil Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan: H. Amin Istighfarin (wartatransparansi.com). Berikutnya, Sekretaris: Raditya Kadhafi (surabayapagi.com), Wakil Sekretaris: Agnes Santoso (opinikita.net), Bendahara: Andy Setiawan (surabayaonline.co) dan Rossindar Prio Eko Rahardjo (opinikita.net).
Komposisi kepengurusan SMSI Jatim mungkin jauh dari sempurna, memang tidak meniru format di SMSIPusat, SMSI Jatim menyesuaikan dengan kebutuhan di Jatim dan target bagaimana bisa memberikan kemanfaatan bagi anggota. Tidak perlu muluk-muluk. Secara pribadi, saya berharap seluruh anggota SMSI bisa memenuhi standar sebagai perusahaan yang terverifikasi faktual oleh Dewan Pers. Kalau pun belum mampu, berusaha menjangkau dalam bingkai terverifikasi secara administrasi dan sah sebagai perusahaan pers siber yang berbadan hukum.
Secara teknis, keberadaan SMSI bukan mempelototi pada produk jurnalistik, namun menjadi jembatan kehidupan profesi jurnalis dengan perusahaan pers agar tetap eksis di tengah himpitan pemodal yang menghalalkan segala cara untuk memberikan keuntungan dan melindas perusahaan pers yang tertatih-tatih. Saya ingin, membangun sinergi dari nilai kebersamaan. Setidaknya, pengalaman selama menjadi wartawan Harian Pagi Memorandum hampir 20 tahun sejak akhir 1989, pindah ke group Jawa Pos hingga mendirikan media Koran Harian Berita Metro, hingga beralih ke media siber transparanasi dan wartatransparansi.com. Terlebih lagi, modal sebagai Tour Leader (TL) Jamaah Haji dan Umroh banyak memberikan pelajaran berharga untuk diterapkan dalam segala aspek kehidupan, termasuk manajemen di SMSI Jatim.
Artinya, dalam setiap melangkah harus disertai dengan niat, keyakinan, dan iman. Niat, tentulah harus dengan bekal dan persiapan memadai walaupun kategori paket hemat. Setidaknya, berdoa bahwa segala tindakan yang dilakukan menjadi bagian mengubah nasib dengan selalu berikhtiar. Bahasa lain, terus berinovasi dan jangan sampai ketinggalan zaman, setidaknya bisa bersamaan dengan era ternologi, kemajuan informasi siber dan berada di depan zaman.
Pemikiran wawasan selain jurnalis, lebih menfokuskan pada bidang advokasi setidaknya ikut menuntun saya untuk lebih berpikir kritis dan obyektif dengan tindakan-tindakan normatif yang tidak melanggar norma yang bisa berbuntut permasalahan hukum. Menargetkan masyarakat melek hukum merupakan bagian dari cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Mewujudkan ekosistem industri media siber yang sehat, mandiri, dan bermartabat menuju masyarakat Indonesia yang demokratis, cerdas, tertip, adil, makmur, dan sejahtera.
Tentu bukan pekerjaan mudah, maka sesama anggota dan pengurus SMSI harus mengupayakan perusahaan media siber bisa menjamin dan melindungi kebebasan pers. Mampu reaktif dan mencarikan solusi, terhadap persoalan yang begitu liar muncul di medsos tanpa melaggar kaidah UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, baik yang dialami pengurus, anggota, antaranggota atau dengan mitra kerja.
Maka, kewajiban saya dengan dukungan seluruh potensi pengurus dan anggota melaksanakan standar sebagai perusahaan pers yang punya kedudukan setara dan sederajat, diantaranya mendorong perusahaan media siber melakukan verifikasi faktual ke Dewan Pers. Bila belum memungkinkan, segera menyelesaikan persyaratan administrasi dan kompetensi sebagai perusahaan media online berbadan hukum berbentuk Perseroan Terbatas (PT).
Bila induk sudah mulai sehat dan terverfisikasi, maka SMSI Provinsi Jatim harus menggerakan peta potensi anggota untuk meningkatkan profesionalitas serta menyusun peta potensi pasar yang dapat dimanfaatkan oleh anggota untuk mengembangkan usaha. Makanya, SMSI Jatim menempatkan posisi Wakil Ketua Bidang Usaha dan Bisnis, guna menopang tantangan SMSI ke depan.
Kesepakatan pengurus SMSI Jatim juga menempatkan Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan IT, guna mendorong pengembangan perusahaan media siber melalui pendidikan dan konsultasi yang mencakup aspek keredaksian dan bisnis dengan kerjasama dengan organisasi pers professional, badan dan lembaga pemerintah, swasta, untuk memberikan nilai manfaat dan azas pemerataan sesuai dengan tujuan organisasi. Setidaknya, SMSI Jatim bisa mengimbangi harapan dari pengurus SMSI Pusat yang terus menggeliat dan mempelopori selalu di depan zaman.
Alhamdulillah, usulan dan respon dari pengurus cukup memudahkan saya untuk memberikan respon dan memutuskan penyusunan “Kabinet Awal SMSI Jatim” tanpa melabrak Anggaran Dasar (AD) Bab III Pasal 5, ayat (1) yaitu anggota SMSI adalah perusahaan Media Siber yang berbadan Hukum Indonesia, Anggaran Rumah Tangga (ART) Bab I pasal 1 tentang Keanggotaan dan Peraturan Organiasi (PO) Bab II tentang Pengurus Perwakilan, Pasal 2 mengenai Ketentuan-Ketentuan Pembentukan Pengurus Perwakilan, terutama ayat (6) Untuk kepentingan pencapaian tujuan pengurus perwakilan SMSI, pengurus Cabang SMSI dan pengurus pusat SMSI tidak boleh rangkap jabatan dengan perusahaan media lain.
Inilah yang membedakan SMSI sebagai Serikat Perusahaan Siber dengan Organisasi Profesi, longgar tetapi bukan berarti tanpa etika dan tata karma. Karena Pengurus Pusat SMSI diberikan kewenangan memberikan kepada lembaga dan atau individu yang mempunyai jasa istimewa sebagai anggota kehormatan. Kami teringat dengan Nasehat Sang Proklamator Ir. H. Soekarno: “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang. Semoga SMSI tetap memberikan yang terbaik dan membawa kemaslahatan. Aamiin. (*)











Komentar