LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Penyaluran bantuan program Lamongan Peduli yang digelar Baznas Kabupaten Lamongan di Pendopo Kecamatan Tikung, Rabu (10/12/2025), berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) pentasharufan untuk satu desa, dengan target enam mustahik.
Acara dimulai pukul 09.05 WIB, diawali sambutan dari sejumlah pejabat, antara lain Kyai H. Ach. Lazim, Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Lamongan bidang pemberdayaan; Drs. H. Syaifuddin Zuhri, Ketua MUI Kecamatan Tikung; dan H. Sun’an, Rois Suri’ah. Nurasan, Sekretaris Kecamatan Tikung, hadir mendampingi jajaran amil Baznas.
Secara simbolis, penyaluran bantuan dimulai pukul 09.15 WIB. Setiap mustahik menerima dana sebesar Rp600.000 untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, Baznas Lamongan juga menyalurkan bantuan bedah rumah senilai Rp20.000.000 masing-masing kepada warga Desa Botoputih dan Dukuhagung sebagai bagian dari program rumah layak huni.
Pengamanan kegiatan dijelaskan Polsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH., melalui Aiptu Suwawi, dilakukan secara proporsional untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib. “Kami menurunkan petugas secara proporsional agar seluruh penerima merasa aman dan nyaman selama proses penyaluran bantuan,” ujar Suwawi. Briptu Dwi Bai turut mendampingi pengamanan di lokasi.
Kyai H. Ach. Lazim menekankan bahwa Lamongan Peduli bukan hanya bantuan finansial, melainkan juga motivasi bagi mustahik untuk mandiri dan produktif. “Bantuan ini memberikan dorongan nyata agar masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan dan produktivitasnya,” katanya.
Acara resmi ditutup sekitar pukul 10.45 WIB, dengan suasana tetap tertib. Para penerima bantuan mengapresiasi inisiatif Baznas Kabupaten Lamongan, yang tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan pembangunan berkelanjutan di masyarakat.
Program Lamongan Peduli dan sosialisasi ZIS pentasharufan ini menjadi bukti nyata efektivitas kolaborasi antarinstansi dan lembaga keagamaan dalam memberikan dampak langsung bagi masyarakat kurang mampu. Dengan mekanisme transparan dan pengawasan ketat, Baznas memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi mustahik.
“Ini contoh bagaimana pemberdayaan ekonomi melalui bantuan dan pendampingan sosial bisa berjalan bersamaan, sehingga hasilnya terasa langsung bagi masyarakat,” tutup Kyai H. Ach. Lazim.










