oleh

Kekuatan Doa, Antarkan Anak-Menantu Gus Ali Jadi Bupati Sidoarjo dan Gresik

 

SIDOARJO (wartatransparansi.com) – Bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya kader penerus, putranya Gibran menjadi Walikota Surakarta dan menantunya Bobby unggul di Pilkada Walikota Medan, di level ulama kharismatik, yaitu Romo KH. Agus Ali Masyhuri, pemangku Pondok Pesantren Bumi Sholawat, nyaris serupa.

Gus Ali – sapaan pengurus besar PBNU ini juga memiliki penerus luar biasa. Dari hasil hitung cepat (Quick Count) Pilkada Kabupaten Sidoarjo mengantarkan anaknya H. Ahmad Muhdlor Ali – H. Subandi, unggul tipis dari pasangan calon (paslon) Bambang Haryo Sukartono (BHS)-Taufiqulbar, dan meninggalkan jauh paslon Kelana-Dwi Astutik.

Menantunya, Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) yang maju dalam Pilkada Kabupaten Gresik berpasangan dengan Aminatun Habibah juga mengungguli Paslon Qosim-Alif. Gus Yani mmeperoleh suara 51,16 persen. Sementara Qosim-Alif mendapatkan 48,84 persen.

BACA JUGA:  Bertahan Saat Pandemi COVID-19, Ini Kunci Sukses Pengusaha Sandal Kulit Pasuruan

Saat WARTATRANSPARANSI.COM group dari SIBERINDO.CO ke markas Ponpes Bumi Sholawat, hamper semu tim inti yang mendampingi paslon Gus Muhdlor – Subandi berkumpul di rumah kayu. Bahkan, menjelang Kamis dini hari rombongan dari mantan dan pengurus GP Ansor Sidoarjo berkumpul untuk bersyukur atas kemenangan yang diraih dengan totalitas dan perjuangan luar biasa.

Gus Ali sendiri menyatakan, bahwa kemenangan inshaAllah diraih oleh putranya Gus Muhdlor merupakan dari perjuangan luar biasa seluruh masyarakat Sidoarjo dan para ulama dan habbaik yang membetengi dengan kekuatan doa dengan ridlo Allah SWT.  “Semua harus disyukuri,” ucapnya.

BACA JUGA:  SMSI Jatim Apresiasi Terbentuknya Kepengurusan SMSI Wilayah Bojonegoro

Ditambahkan oleh Hj. Anik Maslachah, Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo, ikhtiar tambah lelah yang dilakukan semua kader, pengurus dan simpatisan, terutama warga nahdliyin (NU) telah membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, ini merupakan kemenangan masyarakat Sidoarjo yang sejak awal dengan segala ikhtiar tetap menginginkan putra asli daerah Sidoarjo yang memimpin,” kata Anik Maslachah.

Lanjut Anik, juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, kekompakan dari ibu-ibu Muslimat dan sahabat Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo menjadi kekuatan kokoh, apalagi Gus Muhdlor memang menjadi pengurus PW GP Ansor Jawa Timur.

BACA JUGA:  Presiden RI Ir Joko Widodo Tunjuk Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Sebagai Calon Kapolri

Uniknya, ada pengurus Ansor langsung potong gundul sebagai nadzar bila Gus Muhdlor bisa terpilih sebagai W-1 (sebutan untuk Bupati Sidoarjo). “Alhamdulillah, kami tadi juga langsung sujud syukur. Tapi, kami tetap mengikuti proses penghitungan dari KPU,” ungkap sesepuh Ansor Sidoarjo, H. Sudirman.

Dari data suara masuk, Tim Selatan Centre, PKB dapat 41,57 persen, BHS-Taufiqulbar 37,58 persen dan Kelana-Dwi Astutik 20,85. Sedang dari penghitungan cepat Bakesbangpol Sidoarjo, Gus Muhdlor memperoleh 39,64 persen, BHS 38,47 persen dan Kelana 21,89 persen. (mat/jtm)

News Feed