LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Polsek Tikung menunjukkan dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan dengan mengawal pelaksanaan panen raya padi varietas PMJ 01 di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Rabu (10/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program swasembada pangan Kabupaten Lamongan tahun 2025 yang digagas untuk memperkuat ketersediaan pangan daerah.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Lamongan. Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, hadir bersama Wakil Bupati Akbar Aksara, S.T. Tampak pula Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, S.IP., Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., serta Forkopimcam Tikung, MUI, kelompok tani, dan masyarakat desa.
Selain panen padi, rombongan melaksanakan penanaman pohon keras dan panen ikan lele sebagai bentuk diversifikasi pangan. Agenda kemudian dilanjutkan ramah tamah di Aula Kadet Suwoko, Lapangan Tembak, sebelum ditutup sekitar pukul 09.30 WIB.
Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, menyampaikan bahwa peran Polri tidak terbatas pada pengamanan kegiatan, tetapi juga mendorong terciptanya swasembada pangan yang berkelanjutan.
“Polsek Tikung siap mendukung penuh langkah pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga jalannya acara, melainkan juga memastikan petani merasa aman dalam bekerja,” ujarnya.
Menurutnya, ketahanan pangan membutuhkan sinergi lintas sektor. “Program pangan tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan aparat, pemerintah, dan masyarakat harus sejalan. Kalau petani tenang, hasil produksi bisa meningkat dan kesejahteraan ikut terangkat,” tandasnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menekankan bahwa Lamongan tetap berkomitmen menjaga posisinya sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Timur.
“Varietas PMJ 01 adalah inovasi benih unggul yang diharapkan meningkatkan produktivitas. Pemerintah akan terus mendampingi petani, mulai dari penyediaan benih, pupuk, hingga akses pasar,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Tikung, Sujirman Sholeh, MM, menilai kegiatan panen raya ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda sangat dibutuhkan dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian.
“Kalau anak muda mau terjun ke dunia pertanian, sektor ini akan semakin berkembang. Kita ingin pertanian tetap menjadi kebanggaan Lamongan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Tikung ingin menegaskan bahwa sektor pertanian bukan hanya urusan petani, melainkan juga menjadi perhatian aparat keamanan. Dengan keterlibatan semua pihak, program swasembada pangan 2025 diharapkan berjalan sukses dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pertanian adalah pondasi ketahanan bangsa. Karena itu, Polsek Tikung akan selalu berada di garda terdepan memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tutup Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo.










