SIDOARJO – SIBERINDO.CO – Menjelang pendaftaran ke Komisi Pemilhan Umum Daerah (KPUD), geliat para calon bupati (Cabup) berusaha berebut suara muslimat. Gelontoran dari kaum perempuan muslim ini memang terbukti jempol dalam mendulang suara.
Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo. H. Usman, MKes menyatakan tim sukses PKB dalam tahapan Pilkada Sidoarjo tidak mengalami kendala.
“Secara prinsip dinamika Pilkada Sidoarjo cukup menarik. Alhamdulillah, kalau ke depan dengan pengalaman dan kekuatan PKB di Sidoarjo yang mendapat 16 kursi, bisa mendaftarkan sendiri calonnya. Saya setuju, memang mayoritas pemilih adalah perempuan dan Sidoarjo 80 persen warga Nahdliyin (NU),” paparnya kepada WartaTransparansi.com, Senin (11/8/2020).
Lanjut Usman, juga Ketua DPRD Sidoarjo, PKB pasti akan menjatuhkan pilihan kepada kader terbaik dan mendapatkan respon luar biasa di akar rumput. “Insha-Allah rekom dari DPP segera turun dan sesuai dengan harapan masyarakat,” tandas Usman.
Apalagi, interaksi positif sudah disampaikan oleh Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Maskhun, MHi bakal mendukung keputusan hasil rekomendasi DPP PKB guna kepada kader murni (internal) PKB.
“Walaupun NU secara organisasi tidak berpolitik. Tapi, demi kemaslahatan pembangunan Sidoarjo ke depan dan warga Nahdliyin supaya tidak terombang-ambing. Hasil konsolidasi dari MWC (Majelis Wakil Cabang) sepakat untuk menyalurkan aspirasinya kepada kader PKB yang kelahirannya dibidani oleh NU,” ungkapnya.
Seperti diketahui, Hj. Ainun Jariyah, Ketua PC Muslimat Sidoarjo menjadi rebutan para Cabup. Hampir semua balon Bupati melirik Hj. Ainun, saat ini menjadi anggota DPRD Sidoarjo dari FKB.
Wakil Ketua PC Muslimat Sidoarjo Bidang Dakwah, Hj. Nyai Mufidah Hafidz menganggap sosok Hj. Ainun memang pantas untuk baju sebagai Wakil Bupati. Selain, pengalaman organisasi mulai dari bawah. Jadi, siapa pun yang dapat rekom dari PKB, kami berharap bu Ainun sebagai Wakil dan Muslimat akan total menyampaikan dukungannya. (jtm-1)











Komentar