oleh

Pengerjaan Proyek Basement Balai Pemuda Surabaya Molor

SURABAYA – Terkendala adanya peristiwa demo buruh berujung kericuhan berapa waktu yang lalu berimbas dengan molornya pengerjaan proyek basement Balai Pemuda Surabaya.

“Kemarin sempat terhenti pengerjaannya karena ada demo, itu relatif banyak yang rusak di lapangan, jadi kita menunggu dulu perbaikannya,” jelas Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR), Iman Krestian seperti petisi.co, grup siberindo.co.

Imam menambahkan, proyek pengerjaan area basement mengalami penundaan sementara waktu. Lantaran beberapa fasilitas sempat mengalami kerukan, sehingga pihaknya harus melakukan perbaikan terlebih dahulu.

“Harapannya akhir November sudah selesai semua pengerjaannya,” kata Iman, Senin (9/11/2020).

Pihak Pemkot Surabaya juga melakukan pemasangan travelator, lift dan membangun selubung konstruksi yang akan difungsikan sebagai penutup travelator dan elevator. “Jadi modelnya dari kaca full,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pengerjaan area skate park di area basement Balai Pemuda.

Baca Juga  Kabiddokkes Polda Jatim Kunker dan Rakor MoU RS Bhayangkara

“Lagi proses juga pembuatan skate park, jadi sementara akses yang menuju ke Pemuda 17 masih belum bisa dimanfaatkan, itu digunakan dulu sebagai skate park. Ini lagi dikerjakan,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai fasilitas untuk para warga disabilitas, Iman menyatakan jika hal tersebut juga telah dikerjakan oleh pihak Pemkot Surabaya.

Setidaknya sudah ada beberapa fasilitas yang difungsikan untuk memudahkan akses bagi para warga penyandang disabilitas.

Baca Juga  Bawaslu Lamongan Serahkan Hasil Pemeriksaan 11 ASN ke KASN RI

“Di sana itu sudah kita siapin ram, mangkanya di sana bukan tangga eskalator aja tapi ada travelator dan ada lift juga di sana,” terang Iman.

Seperti yang diketahui, area basement ini terletak di bawah kawasan plaza Balai Pemuda yang sudah terlebih dahulu diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pada 17 Agustus 2020 lalu. (nan/petisi.co)

News Feed