LAMONGAN | jatim.siberindo.co – Gandeng Yayasan Sosial Senna Society, Ulang Tahun Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ke 12 diisi dengan kegiatan bakti sosial bagi-bagi sembako, Jumat (08/10) sore.
Bakti sosial tersebut digelar di depan Kantor Pos Babat, kemudian dilanjutkan kegiatan ke Liposos Kelurahan Babat. Adapun sasaran penerima sembako yaitu, para tukang becak, pedagang kaki lima dan masyarakat.
“Sinergi Membangun Negeri, Terus Bergerak Hadirkan Solusi” TKSK Lamongan bersama Yayasan Senna Society akan terus bergerak melakukan kegiatan sosial di semua desa dan kecamatan di seluruh Lamongan.
“Di usia yang semakin matang ini, kita semua diharapkan semakin memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dan tetap tangguh dalam menghadapi setiap rintangan dalam melayani masyarakat,” kata TKSK Babat, Miftahul Hakim.
Pria lulusan sarjana Unibraw Malang itu mengungkapkan, pihaknya sebagai TKSK mempunyai peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan di bidang kesejahteraan sosial.
“Diharapkan untuk selalu melakukan koordinasi, integrasi, dan juga sinkronisasi. Baik itu program jangka panjang maupun jangka pendek dan kegiatan sosial lainnya,” terang Miftah panggilan akrabnya.
Ia menjelaskan, melalui kerjasama yang baik dan sinergi dengan program-program pembangunan daerah, demi mengentaskan permasalahan tentang kesejahteraan sosial, utamanya untuk masyarakat Lamongan.
Sementara itu, Fujika Senna Oktavia memberikan apresiasi yang sangat mendalam atas diadakannya kegiatan bakti sosial yang digelar bersamaan dengan HUT TKSK yang ke 12 ini.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya sudah diundang dalam kegiatan baksos ini. Di sini saya sebagai tamu, apresiasi mendalam saya berikan kepada jajaran TKSK Lamongan,” ungkapnya.
Baksos dalam bentuk sembako ini, kata Fujika, diberikan kepada para abang tukang becak, tukang jualan cilok dan masyarakat lainnya yang kebetulan berada di kawasan depan kantor Pos Babat.
“Kita berikan kepada siapa saja, tidak pilih-pilih. Mau siapa saja yang terpenting bisa bermanfaat,” ucap Fujika.
Ia menuturkan, setelah ini pembagian sembako akan diteruskan ke lingkungan pondok sosial (Liposos) Babat, dengan jumlah penerima kurang lebih ada sekitar 46 kepala keluarga.
“Harapannya, semoga kita semua ini dijaga dengan kebaikan bersama-sama dalam meningkatkan kesetiakawanan sosial, serta solidaritas sosial dalam bentuk apapun,” tuturnya.
Semua ini, kata dia, agar kita bisa selalu bermanfaat untuk semua warga atau masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan. Dan harus terus di tingkatkan, terutama bagi mereka yang saat ini terdampak masa pandemi.
“Semoga membawa kemanfaatan bagi yang membutuhkan, serta akan menjadi motor penggerak bagi kita semua untuk saling peduli juga berempati,” tambah gadis ayu kelahiran Desa Puter Kembangbahu tersebut.
(RB/SMSI)










