Surabaya – Pasca aksi demontrasi buruh di depan Gedung Negara Grahadi, Tri Rismaharini Walikota Surabaya, temui Massa Demo dengan meluap emosinya melihat kerusakan pasca kericuhan aksi penolakan Omnibus Law. Didepan Hotel Inna Simpang Jalan Gubernur Suryo, Kamis (8/10/2020) malam, sekira pukul 18:44 wib
Kemarahan Risma ditunjukkan saat melakukan peninjauan ke beberapa lokasi terjadinya kericuhan.
Risma mengatakan aku gak terima kamu, sudah berhenti, Polisi juga Manusia. Aku sudah nuruti kamu dan aku ketemu dengan ketua-ketuamu
“Sungguh, Kamu tega sekali. Aku bangun kota ini setengah mati. Tanganku patah belain wargaku. Kenapa kamu hancurin. Tega sekali kamu,” kata Risma sambil teriak, kepada demonstran yang berhasil diamankan polisi. Seperti diberitakan Beritabangsa.com
Untuk diketahui, Beberapa fasilitas umum yang dirusak oleh ribuan demonstran adalah bak sampah, peraga rambu lalu lintas serta gedung Balai Pemuda yang pecah usai dilempari batu.
Saat Risma mengetahui ada demonstran yang berdomisili luar Kota Surabaya, tambah semakin emosi.
“Aku bangun ini buat rakyatku, kenapa kamu gak rusak kotamu sendiri. Aku belain wargaku setengah mati kenapa kamu kesini,” turur Risma dengan nada penuh emosi.
Salah satu, pendemo mencoba menjawab kata Risma, dengan berkata.
“Ya, ibu aku sudah bilang sama bapak-bapak polisi, pak mohon maaf, jangan pukul saudara-saudara kita, ya ibu yang tanggung jawab ya.” sahut salah satu pendemo.
Jawab Risma sudah berhenti, tidak ada yang pukul
“Saya yang tanggung jawab.” jawab Risma. (Mooch)










