Surabaya – Pelaku kerusuhan demontrasi buruh unjuk rasa, saat di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, yang menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja bukan dari elemen buruh.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko menyatakan, Ada beberapa anak-anak yang diamankan dan mengerti esensi dari gerakan ini.
“Kami masih mendalaminya.Tapi yang jelas, bukan dari elemen buruh.” kata Trunoyudo, Kamis (8/10/202) malam, seperti yang diberitakan Beritabangsa.com
Menurut Kombes Pol Trunoyudho, justru mengapresiasi buruh yang aksinya menolak UU Cipta Kerja berjalan kondusif. Karena dia mengakui di lapangan ada beberapa evaluasi.
“Saat ini, Polda Jatim sudah mengantisipasi. Khusus di Surabaya dan Malang memang ada insiden butuh penindakan persuasif, namun juga tegas dan terukur.” jelasnya.
Melihat berapa jumlah pelaku kerusuhan yang diamankan saat demo menolak UU Cipta Kerja, Kombes Truno belum mendapatkan datanya secara lengkap.
“Sementara, ada seratusan orang yang diamankan, untuk jumlah totalnya, kami belum menerima data saat kerusuhan yang terjadi didepan Gedung Negara Grahadi, dan di Malang juga seratusan orang diamankan.” terangnya.
Kemudian untuk motif pelaku dan dalang kerusuhan tersebut, pihak kepolisian masih mendalaminya.
“Saat ini, saya belum bicara data, karena masih ada pendalaman dari intel. Untuk hukuman, karena kita lihat ada pengrusakan fasilitas umum.” pungkasnya. (Mooch)










