MADIUN | Jatim.siberindo.co – Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2, Khofifah Indar Parawansa, hadir bersama puluhan ribu santri Pondok Pesantren Darussalam Mekar Agung Madiun, serta masyarakat dan schermania dalam kegiatan sholawatan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Acara ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Haul Pendiri Pondok Pesantren Darussalam, KH M Thohir Besyari, dengan khidmat diikuti oleh santri dan masyarakat sekitar Madiun Raya.
Acara berlangsung di area pondok pesantren, di mana ribuan peserta memadati lokasi untuk menyaksikan dan mengikuti kegiatan sholawatan. Habib Syech dalam sambutannya memuji Khofifah sebagai pemimpin yang gemar sholawatan dan selalu aktif menyelenggarakan majelis sholawat hingga pelosok Jawa Timur. “Terima kasih Ibu yang selama ini selalu bersholawat bersama kami, keliling hingga ke pelosok Jatim. Beliau aktif mengajak masyarakat untuk memiliki akhlakul karimah, tenang dan sejuk,” ungkap Habib Syech.
Lebih lanjut, Habib Syech menyoroti jiwa pendidik yang melekat pada sosok Khofifah. Ia menekankan bahwa sikap Khofifah yang selalu mengajak dalam kebaikan menunjukkan dedikasinya untuk mendorong generasi Jawa Timur agar menjadi generasi yang berintegritas dan berakhlak baik. “Beliau sering sekali blusukan, ke pasar, mengayomi pedagang, menolong yang terkena bencana. Saya lihat sendiri itu,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Habib Syech bersama santri mendoakan agar Khofifah dimudahkan segala hajatnya oleh Allah SWT untuk bisa kembali memimpin Jawa Timur. “Berkat beliau, di Jatim bertebaran sholawat. Tidak ada halangan untuk perizinan. Terima kasih pada Ibu Khofifah yang meringankan langkah kami di Jatim. Sehingga jika masuk ke Jatim, seperti masuk ke rumah sendiri,” ujarnya.
Menanggapi pujian tersebut, Khofifah menyampaikan rasa terima kasih kepada Habib Syech yang selalu aktif dalam memberikan siraman ketenangan dan mempererat kerukunan dalam persaudaraan. “Dengan sering-sering disiram melalui sholawatan bersama Habib Syech, insya Allah Madiun, Jawa Timur, dan Indonesia selalu guyup rukun,” kata.
Khofifah juga menjelaskan bahwa gravitasi majelis yang hampir selalu dihadirinya ada dua, yaitu maulid nabi dan haul masyayikh – Habaib. Ia merujuk pada Surah Az Zumar ayat 73, yang berbicara tentang orang-orang yang bertakwa diantar ke dalam surga secara berombongan. “Dengan hadir di majelis ini, jika Habib Syech masuk surga, kita semua bisa nunut beliau. Begitu juga KHM Thohir Besyari, pendiri PP Darussalam Mekar Agung, jika beliau masuk surganya Allah, kita juga bisa ikut rombongan beliau karena pernah mengikuti majelisnya,” tegas Khofifah.
Kegiatan sholawatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Khofifah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat menjelang Pilkada. Dengan semangat kebersamaan dan kerukunan yang ditunjukkan dalam acara ini, Khofifah berharap bahwa masyarakat akan semakin terinspirasi untuk berpartisipasi dalam pemilihan mendatang.










